Mitos Keramas saat Haid, Ini Penjelasan Medis

  • 31 Mar 2026 23:59 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Larangan keramas saat menstruasi masih sering dipercaya sebagian masyarakat karena dianggap dapat menyebabkan darah haid membeku dan berdampak buruk bagi kesehatan. Namun, anggapan tersebut tidak memiliki dasar medis dan tergolong sebagai mitos.

Dokter sekaligus edukator kesehatan, dr. Saddam Ismail, menjelaskan bahwa keramas saat haid aman dilakukan dan justru dianjurkan untuk menjaga kebersihan tubuh.

“Air yang mengenai kepala tidak memiliki hubungan langsung dengan rahim, sehingga tidak mungkin menyebabkan darah haid membeku,” jelasnya, Selasa 31 Maret 2026.

Ia menambahkan bahwa proses menstruasi dipengaruhi oleh hormon, bukan oleh suhu air yang digunakan saat mandi atau keramas. Oleh karena itu, penggunaan air dingin maupun hangat tidak akan memengaruhi aliran darah haid dalam tubuh.

Menurut dr. Saddam, menjaga kebersihan saat menstruasi sangat penting karena produksi keringat dan minyak pada tubuh cenderung meningkat. Jika tidak dibersihkan dengan baik, kondisi tersebut dapat memicu penumpukan kuman, rasa gatal, hingga iritasi pada kulit dan kulit kepala.

Ia menyarankan untuk tetap menjaga kebersihan tubuh dengan mandi dan keramas secara rutin selama menstruasi. Jika merasa tidak nyaman dengan air dingin, penggunaan air hangat dapat menjadi alternatif agar tetap nyaman tanpa mengabaikan kebersihan diri.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....