Kasus DBD Jambi Naik, 7 Meninggal di 2025
- 07 Feb 2026 10:03 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi – Cuaca yang tidak menentu disertai hujan dan panas ekstrem berpotensi meningkatkan penyebaran penyakit menular berbasis lingkungan di Kota Jambi. Salah satu penyakit yang masih menjadi perhatian serius adalah demam berdarah dengue (DBD).
Selain berpotensi berkembang menjadi wabah, DBD juga dapat menyebabkan kematian apabila tidak ditangani secara cepat dan tepat.
Data Dinas Kesehatan Kota Jambi mencatat, sepanjang tahun 2025 terdapat 523 kasus DBD dengan 7 kasus kematian. Angka ini meningkat dibandingkan tahun 2024 yang mencatat 735 kasus dengan 1 kematian.
Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Jambi, Rini Kartika Handajani, mengatakan DBD ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan dapat berkembang menjadi kondisi serius apabila terlambat ditangani.
“Demam berdarah ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Penyakit ini bisa berkembang menjadi kondisi yang lebih berat dan berbahaya apabila pasien terlambat mendapatkan penanganan,” kata Renekartika, Sabtu 07 Februari 2026.
Ia menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala DBD, seperti demam tinggi, nyeri kepala, nyeri otot, hingga muncul bintik merah pada kulit.
“Kami mengimbau masyarakat untuk segera berobat ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala demam berdarah. Penyakit ini berkembang cukup cepat dan bisa berakibat fatal jika terlambat ditangani,” ujarnya.
Dinas Kesehatan Kota Jambi juga mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta melaksanakan gerakan 3M Plus, yakni menguras, menutup, dan mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk.
Selain itu, masyarakat disarankan melakukan langkah pencegahan tambahan seperti menabur larvasida pada tempat penampungan air guna memutus rantai penyebaran nyamuk demam berdarah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....