Calon Jemaah Haji agar Waspada Terhadap Cuaca Ekstrem

  • 08 Mei 2025 08:52 WIB
  •  Jambi

KBRN, Jambi : Kementerian Agama RI menghimbau kepada para jamaah calon haji Indonesia untuk mewaspadai potensi cuaca panas ekstrem di Arab Saudi selama musim haji 1446 Hijriah/2025 Masehi. Terutama saat puncak ibadah haji saat wukuf di Arafah yang diperkirakan akan berlangsung pada tanggal 5 Juni 2025.

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kementerian Agama (Kemenag) RI, Akhmad Fauzin menyampaikan bahwa cuaca di Madinah, Arab Saudi diprakirakan dapat mencapai 35 derajat Celcius dengan tingkat kelembaban 14 persen, untuk itu jamaah calon haji dihimbau untuk menjaga kesehatan dalam rangkaian ibadah haji.

Cuaca panas ekstrem di Arab Saudi menjadi tantangan tersendiri bagi para jamaah calon haji asal Indonesia. Tak hanya menguras tenaga, suhu yang bisa menembus lebih dari 35 derajat Celsius juga bisa berdampak pada kesehatan kulit. Sehingga diingatkan pentingnya menjaga kesehatan kulit selama ibadah haji, mulai dari anjuran pemakaian sunscreen hingga menjaga hidrasi tubuh agar terhindar dari risiko sunburn dan kulit kering.

Selain itu para jemaah calon haji juga sebaiknya membawa dan memakai produk fotoproteksi untuk melindungi tubuh dari sinar matahari. Mulai dari topi lebar, kacamata hingga sunscreen dan moisturizer yang disarankan untuk kulit sensitif dan tidak mengandung parfum. Dianjurkan juga moisturizer dipakai setiap habis mandi dan selesai aktivitas (bisa sesering mungkin sesuai kebutuhan) dan mengaplikasikan sunscreen setiap 2-3 jam, atau setiap akan terpapar sinar matahari. Disarankan untuk menggunakan face mist, produk perawatan wajah spray untuk meningkatkan hidrasi kulit.

Selain perlindungan dari luar, para calon jemaah haji juga disarankan untuk menjaga kulit dari dalam dengan menghidrasi tubuh dengan minum air putih sekitar 8 gelas setiap hari, mengonsumsi makanan sehat bergizi dan seimbang, dan konsumsi suplemen antioksidan juga penting agar dapat melaksanakan rangkaian ibadah haji di tanah suci.

Jika kulit terasa terbakar sinar matahari (sunburn) atau kering dan pecah-pecah akibat udara panas bisa dengan menggunakan moisturizer sesering mungkin. Apabila diperlukan dapat diberikan obat anti-iritasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....