Bukan Hal Mustahil, Begini Cara Anak Muda Bisa Beli Rumah Sendiri
- 28 Mei 2026 23:46 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Memiliki rumah pribadi di usia muda sering kali dianggap sebagai impian yang sulit digapai oleh generasi saat ini. Melonjaknya harga properti yang tidak sebanding dengan kenaikan pendapatan membuat banyak anak muda merasa pesimis bisa memiliki hunian sendiri sebelum menginjak usia matang.
Namun, akademisi sekaligus pengamat ekonomi dari Jambi, Ahmad Soleh, menegaskan bahwa membeli rumah di usia muda bukanlah hal yang mustahil. Menurutnya, hambatan terbesar sebagian besar anak muda bukanlah daya beli, melainkan komitmen jangka panjang dalam menyisihkan dana sejak awal karier.
Ahmad Soleh menjelaskan bahwa strategi utama berburu hunian bagi anak muda harus dimulai dengan menekan pengeluaran gaya hidup demi mengumpulkan uang muka (down payment/DP). Membeli rumah membutuhkan perencanaan yang matang, bukan sekadar nekat tanpa fondasi keuangan yang stabil.
"Beli rumah itu soal skala prioritas. Kalau anak muda masih mempertahankan kebiasaan gonta-ganti gadget terbaru atau sering liburan mewah, dana untuk rumah tidak akan pernah terkumpul. Mulailah menurunkan ego konsumtif dan alihkan dana tersebut untuk pos tabungan properti," ujar Ahmad Soleh, Kamis, 28 Mei 2026.
Langkah Taktis Amankan Hunian Pertama
Guna mewujudkan impian tersebut, Ahmad Soleh membagikan beberapa tips jitu yang bisa diterapkan oleh generasi muda sejak dini:
Buka Rekening Khusus DP Rumah: Buat rekening bank terpisah tanpa fasilitas m-banking dan kartu debit. Setor minimal 20 hingga 30 persen dari penghasilan bulanan secara konsisten langsung di awal bulan khusus untuk pos uang muka.
Manfaatkan Program KPR Bersubsidi: Bagi anak muda dengan penghasilan terbatas, jangan ragu melirik program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dari pemerintah yang menawarkan suku bunga rendah dan cicilan flat hingga lunas.
Turunkan Kriteria, Pilih Lokasi Penyangga: Jangan memaksakan diri membeli rumah di tengah kota yang harganya sudah selangit. Carilah hunian di wilayah penyangga atau pinggiran kota yang harganya masih terjangkau namun memiliki akses transportasi yang baik.
Investasikan Dana Tabungan: Agar nilai uang tidak tergerus inflasi properti, putar dana tabungan DP rumah ke instrumen investasi jangka pendek hingga menengah yang aman, seperti reksa dana pasar uang atau emas.
"Jangan gengsi membeli rumah berukuran kecil atau lokasinya agak di pinggir kota untuk hunian pertama. Properti itu nilainya selalu naik. Yang paling penting adalah mengamankan asetnya terlebih dahulu selagi usia masih muda dan masa tenor KPR bisa diambil lebih panjang," tambahnya.
Ahmad Soleh juga mengingatkan agar anak muda memastikan cicilan bulanan rumah nantinya tidak melebihi 30 persen dari total pendapatan bersih. Hal ini krusial dilakukan agar roda perekonomian sehari-hari dan kesehatan finansial tetap terjaga secara seimbang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....