Industri Keuangan Non-Bank di Jambi Perkembang Positif

  • 21 Jan 2025 15:42 WIB
  •  Jambi

KBRN, Jambi : Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Jambi (OJK Jambi) mencatat, pada Sektor Industri Keuangan Non-Bank (IKNB), kinerja Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) pada November 2024 menunjukkan perkembangan yang positif dengan pertumbuhan penyaluran pembiayaan sebesar 31,61 persen (yoy).

“Sejak berdiri pada tahun 2019 sampai dengan November 2024, LKMS telah menyalurkan dana sebesar Rp2,86 miliar kepada 1.519 nasabah dengan NPF sebesar 7,3 persen,” kata kata Yan Iswara Rosya , Kepala OJK Provinsi Jambi, Senin (6/1/2025).

Dijelaskannya, Kinerja Perusahaan Pembiayaan di Jambi Oktober 2024 dengan penyaluran pembiayaan sebesar Rp8,97 triliun atau meningkat 0,41 persen (yoy) dengan Non-Performing Financing (NPF) di angka 3,83 persen. Terdapat peningkatan jumlah kontrak pembiayaan menjadi 1.063.940 kontrak atau meningkat 18,55 persen (yoy).

Sementara itu, industri modal ventura posisi bulan Oktober 2024 menunjukan total pembiayaan menjadi sebesar 113,01 miliar, meningkat 16,30 persen (yoy) dan rasio NPF sebesar 2,75 persen, turun sebesar 2,49 persen (yoy).

Terdapat satu entitas baru perusahaan pergadaian di Provinsi Jambi, PT Gadai Mandiri Sentosa yang didirikan pada Juli 2024. Berdasarkan laporan triwulan 3 menunjukkan kinerja perusahaan dengan aset sebesar Rp 2,22 miliar dan total pinjaman yang diberikan 0,95 miliar.

Untuk kinerja industri asuransi, pada September 2024 terdapat kenaikan premi asuransi yang didominasi oleh premi asuransi umum konvensional sebesar 25,70 persen (yoy) dengan total premi sebesar Rp 982,06 miliar dan asuransi jiwa konvensional mengalami penurunan sebesar 69,14 persen (yoy) dengan total premi sebesar Rp196,29 miliar.

Pada September 2024 di sektor dana pensiun menunjukan pertumbuhan positif, tercermin dari total aset tumbuh 5,68 persen (yoy) menjadi Rp229,61 miliar dan total ivnvestasi meningkat 9,91 persen (yoy) menjadi Rp 222,65 miliar.

Selanjutnya, pada Fintech Peer to Peer Lending pada September 2024 menunjukan pertumbuhan positif pada akumulasi pembiayaan tumbuh sebesar 53,94 persen (yoy) menjadi 6.305 miliar dan jumlah rekening penerima aktif mengalami pertumbuhan yang signifikan sebesar 30,20 persen (yoy) dan diikuti dengan outstanding pembiayaan mengalami pertumbuhan positif 50,43 persen (yoy) menjadi 735,96 miliar di bulan September 2024.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....