11.454 Pelaku Usaha Mikro di Jambi Terdampak Pandemi Covid 19

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jambi, Hamdan

KBRN,  Jambi : Sebanyak  11. 454 usaha mikro yang ada di 11 kabupaten/Kota dalam Provinsi Jambi terdampak Pandemi Covid 19. Terbanyak, usaha mikro yang terdampak berada di Kota Jambi sebanyak 8.202 usaha, diikuti Kota Sungaipenuh sebanyak 902 usaha,  Kabupaten Tanjungjabung Timur sebanyak 793 usaha , sedangkan paling sedikit terdapat di Kabupaten Tanjungjabung Barat, sebanyak 27 usaha. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jambi, Hamdan menyebutkan,  dampak yang dirasakan oleh sektor UMKM bervariasi, ada yang usahanya mengalami penurunan sehingga harus mengurangi jumlah pegawai, bahkan ada juga UMKM yang harus gulung tikar. Hamdan meminta kepada Dinas Koperasi dan UMKM kabupaten/kota untuk memfasilitasi UMKM yang usahanya terdampak Pandemi Covid 19 agar tetap dapat bertahan. “ Hasil pantauan kami, pelaku UMKM ada yang sudah tutup bahkan. Ada yang mengurangi pegawaianya. Kami selaku dinas, bersama dinas kabupaten/kota mendata UMKM yang terdampak.Datanya juga sudah kami sampaikan ke Tim Gugus Tugas . Yang diharapkan sekarang stimulus langsung untuk UMKM, tidak hanya pelatihan. Karena yang dibutuhkan mereka sekarang modal. Perlu kerjasama dengan Perbankan, bagaimana UMKM yang tadinya menggunakan fasilitas kredit, minta dipermudah cicilannya atau bagaimana,” ujar Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jambi, Hamdan, Senin (6/7/2020). Ditambahkannya, yang dibutuhkan para pelaku UMKM saat ini adalah bantuan permodalan, sehingga diharapkan  kalangan perbankan dapat turut membantu pelaku UMKM dengan memberikan kemudahan kredit permodalan, maupun subsidi dan keringanan pembayaran angsuran pinjaman. Pihaknya secara periodik juga terus memantau perkembangan kondisi UMKM yang terdampak Pandemi Covid 19.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00