Indonesia Perlu Tingkatkan Daya Saing untuk Kembangkan Busana Sopan

  • 20 Agt 2026 09:54 WIB
  •  Jambi

RRI. CO. ID, Jambu - Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk mengembangkan industri busana sopan atau modest fashion dan memperkuat posisinya di pasar global. Namun, peluang tersebut perlu diikuti dengan peningkatan daya saing agar produk fesyen Indonesia mampu bersaing secara berkelanjutan dengan negara lain.

Modest fashion kini tidak lagi hanya identik dengan busana Muslim. Tren tersebut berkembang menjadi gaya berpakaian yang mengedepankan kesopanan, kenyamanan, estetika, dan dapat diterima oleh berbagai kalangan serta budaya.

Indonesia memiliki sejumlah modal penting untuk mengembangkan sektor ini, mulai dari kreativitas desainer, kekayaan budaya, keberagaman motif daerah hingga potensi industri tekstil dan produk fesyen lokal. Pemerintah juga menyebut industri fesyen Muslim nasional memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu kekuatan industri fesyen global.

Meski demikian, penguatan daya saing masih menjadi pekerjaan penting. Kajian INDEF pada 2026 mencatat sejumlah tantangan, antara lain rantai pasok yang belum sepenuhnya terintegrasi, produktivitas yang perlu ditingkatkan, serta kebutuhan modernisasi teknologi produksi.

Selain itu, penguatan inovasi, digitalisasi dan branding global juga diperlukan agar produk busana sopan Indonesia tidak hanya kuat di pasar domestik, tetapi mampu menjangkau konsumen internasional. Pengembangan sumber daya manusia dan pemanfaatan riset juga menjadi bagian penting dalam membangun industri yang lebih kompetitif.

Pelaku industri juga perlu memperkuat kolaborasi antara desainer, UMKM, industri tekstil, pemerintah, akademisi hingga pelaku pemasaran digital. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem fesyen yang lebih terintegrasi dari proses produksi hingga pemasaran.

Dengan kekayaan budaya dan kreativitas yang dimiliki, Indonesia berpeluang menjadikan busana sopan sebagai salah satu produk unggulan industri kreatif. Peningkatan kualitas, inovasi, efisiensi produksi dan kemampuan membaca kebutuhan pasar global menjadi kunci agar peluang tersebut dapat diwujudkan.

Pada akhirnya, pengembangan modest fashion bukan hanya mengenai tren berpakaian, tetapi juga dapat menjadi peluang untuk memperkuat industri kreatif, membuka lapangan kerja dan meningkatkan nilai tambah produk fesyen Indonesia di pasar internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....