Masa Era Digital, Mana yang Lebih Penting: Adab atau Ilmu?

  • 29 Jul 2026 13:23 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi – Di tengah perkembangan teknologi dan media sosial yang begitu pesat, remaja dituntut untuk memiliki banyak pengetahuan dan keterampilan. Namun, muncul satu pertanyaan yang sering menjadi bahan diskusi: mana yang lebih penting, beradab atau berilmu?

Banyak orang beranggapan bahwa memiliki nilai bagus, menguasai teknologi, atau berprestasi di sekolah adalah kunci kesuksesan. Memang benar, ilmu sangat penting karena membantu seseorang berpikir kritis, memecahkan masalah, dan meraih cita-cita.

Namun, ilmu saja tidak cukup jika tidak dibarengi dengan adab atau akhlak yang baik. Bagi remaja, adab bisa dimulai dari hal-hal sederhana, seperti menghormati orang tua dan guru, bersikap sopan kepada teman, tidak menyebarkan ujaran kebencian di media sosial, serta bertanggung jawab atas setiap tindakan. Sikap-sikap inilah yang mencerminkan karakter seseorang.

Bayangkan jika ada dua siswa yang sama-sama pintar. Yang satu rendah hati, suka membantu, dan menghargai orang lain. Sementara yang lain sering meremehkan teman, berkata kasar, dan merasa paling hebat. Menurutmu, siapa yang lebih disukai dan dipercaya? Tentu kebanyakan orang akan memilih siswa yang tidak hanya cerdas, tetapi juga beradab.

Di era digital, adab juga sangat dibutuhkan.

Sebelum berkomentar di media sosial, remaja perlu berpikir apakah kata-kata yang ditulis bisa menyakiti orang lain. Memiliki banyak pengikut di dunia maya tidak akan berarti jika kehilangan rasa hormat dan empati kepada sesama.

Lalu, mana yang harus diutamakan? Jawabannya bukan memilih salah satu. Adab adalah fondasi, sedangkan ilmu adalah bekal. Dengan adab, ilmu akan digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat. Sebaliknya, ilmu yang tidak disertai adab dapat disalahgunakan dan merugikan orang lain.

Sebagai generasi penerus bangsa, remaja diharapkan mampu menyeimbangkan keduanya. Jadilah pribadi yang terus belajar, tetapi tetap rendah hati. Jadilah anak muda yang cerdas dalam berpikir, santun dalam bertutur, dan bijak dalam bertindak. Karena pada akhirnya, kesuksesan sejati bukan hanya diukur dari seberapa tinggi ilmu yang dimiliki, tetapi juga dari seberapa baik karakter yang ditunjukkan dalam kehidupan sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....