Purwacarita Borobudur, media untuk telusuri sejarah lewat tehnologi

  • 02 Sep 2026 11:24 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID ,Jambi - Sejarah Candi Borobudur kini dapat ditelusuri dengan cara yang lebih interaktif melalui teknologi. Galeri Indonesia Kaya menghadirkan “Purwacarita Borobudur: Jelajah Sejarah dalam Ruang dan Rasa”, sebuah pengalaman imersif yang memadukan sejarah, budaya, dan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Purwacarita Borobudur mengajak masyarakat mengenal lebih dekat kisah di balik pembangunan Borobudur, tokoh-tokoh yang berkaitan dengan sejarahnya, hingga nilai dan pesan moral yang tersimpan dalam relief candi. Pengalaman tersebut dikemas melalui delapan pengalaman imersif yang memanfaatkan visual, teater, sensor gerak, serta permainan interaktif.

Yang menarik, teknologi AI dalam Purwacarita Borobudur tidak digunakan untuk menggantikan sumber sejarah. Teknologi tersebut menjadi sarana untuk memvisualisasikan cerita berdasarkan riset dan fakta sejarah yang telah melalui proses kurasi serta validasi akademik.

Narasi yang ditampilkan antara lain merujuk pada sumber sejarah seperti Prasasti Karangtengah dan Prasasti Tri Tepusan. Proses kurasi juga melibatkan Departemen Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada serta Museum dan Cagar Budaya.

Melalui pendekatan tersebut, pengunjung tidak hanya melihat Borobudur sebagai bangunan bersejarah, tetapi juga diajak memahami cerita, simbol, kosmologi, serta pesan yang terkandung di dalamnya.

Kurator dari Departemen Sejarah FIB UGM, Sri Margana, menilai teknologi digital memiliki potensi besar untuk mendekatkan sejarah kepada masyarakat, terutama generasi muda. Namun, penggunaan teknologi tetap harus mengikuti disiplin dan fakta sejarah.

Purwacarita Borobudur menjadi contoh bagaimana perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan sebagai jembatan antara masa lalu dan generasi masa kini. Sejarah yang sebelumnya banyak dipelajari melalui buku dan kunjungan ke situs, kini dapat dihadirkan dalam pengalaman visual yang lebih dekat, interaktif, dan menarik. Karya ini mulai dapat dinikmati masyarakat secara gratis di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, sejak 1 September 2026 hingga Desember 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....