Menelusuri Jejak Sejarah dan Tradisi di Balik Pesona Danau Sipin Jambi
- 31 Mei 2026 20:08 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi - Danau Sipin merupakan salah satu kawasan yang memiliki nilai historis penting dalam perjalanan terbentuknya Kota Jambi. Danau yang berada di jantung kota ini diyakini menjadi bagian dari cikal bakal kawasan Tanah Pilih, yang hingga kini dikenal sebagai pusat perkembangan peradaban masyarakat Jambi. Selain menyuguhkan keindahan alam, Danau Sipin juga menyimpan jejak sejarah dan budaya yang patut dijaga serta diwariskan kepada generasi mendatang.
Tokoh adat dan budayawan Jambi, Datuk Zainul Bahri, menegaskan bahwa Danau Sipin bukan sekadar destinasi wisata, melainkan ruang budaya yang sarat makna. Menurutnya, identitas budaya masyarakat setempat harus tetap dipertahankan agar kawasan yang juga dikenal dengan nama Solok Sipin tersebut tidak kehilangan akar sejarahnya di tengah pesatnya perkembangan zaman.
Datuk Zainul menjelaskan bahwa penamaan Danau Sipin memiliki keterkaitan erat dengan legenda Putri Ciupik yang berasal dari Dharmasraya. Dalam cerita yang diwariskan secara turun-temurun, kapal yang ditumpangi Putri Ciupik kandas di tepian Sungai Batanghari. Peristiwa itu kemudian dipercaya menjadi asal-usul terbentuknya pulau dan danau yang kini dikenal sebagai Danau Sipin.
Nilai budaya yang hidup di tengah masyarakat sekitar danau juga masih terpelihara hingga saat ini. Berbagai tradisi adat terus dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan leluhur. "Banyak tradisi yang masih dijaga, mulai dari ritual sedekah danau hingga tradisi gotong royong pelarian yang mencerminkan kearifan lokal masyarakat kita," ujar Datuk Zainul.
Lebih lanjut, ia berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian lebih terhadap pelestarian kawasan tersebut dengan menetapkannya sebagai kampung wisata budaya. Langkah tersebut dinilai penting untuk melindungi situs sejarah dan peninggalan budaya yang ada, sekaligus mengembangkan potensi wisata berbasis kearifan lokal yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Menurut Datuk Zainul, penguatan identitas budaya melalui pelestarian Danau Sipin juga menjadi sarana edukasi bagi generasi Z dan generasi Alpha. Upaya yang dilakukan komunitas Padasiran bersama para tokoh adat dalam menggali kembali nilai-nilai kearifan lokal diharapkan mampu menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan daerah. Di tengah arus modernisasi yang semakin kuat, kesadaran untuk menjaga sejarah dan budaya lokal menjadi kunci agar jati diri masyarakat Jambi tetap lestari sepanjang masa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....