Mayang Mangurai, Nama yang Berasal dari Sosok Putri dalam Sejarah dan Legenda Jambi

  • 20 Jul 2026 20:45 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Nama Mayang Mangurai telah lama dikenal oleh masyarakat Jambi dan diabadikan menjadi nama sebuah kawasan di Kota Jambi. Di balik penamaannya, tersimpan kisah sejarah dan legenda yang menjadi bagian dari identitas budaya daerah.

Dalam berbagai sumber sejarah dan cerita rakyat Jambi, Mayang Mangurai dikenal sebagai putri dari Datuk Paduko Berhalo dan Putri Selaras Pinang Masak. Ia juga disebut sebagai saudara kandung Orang Kayo Hitam yang memiliki peran penting dalam sejarah Jambi. Sosok Mayang Mangurai digambarkan sebagai perempuan yang cantik, bijaksana, dan memiliki keluhuran budi pekerti sehingga namanya terus dikenang hingga saat ini.

Secara filosofis, kata "mayang" merujuk pada bunga pohon pinang atau aren yang masih muda dan melambangkan keindahan serta kehidupan yang terus tumbuh. Sementara itu, "mangurai" dimaknai sebagai sesuatu yang terurai, berkembang, atau melimpah. Gabungan kedua kata tersebut mengandung harapan akan kehidupan yang baik, kemakmuran, dan keberkahan.

Sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan sejarah dan budaya tersebut, nama Mayang Mangurai kemudian diabadikan menjadi nama salah satu kelurahan di Kota Jambi. Tidak hanya itu, nama ini juga digunakan pada Anjungan Mayang Mangurai yang berada di tepian Sungai Batanghari dan menjadi salah satu ruang publik sekaligus ikon budaya masyarakat Jambi.

Hingga kini, nama Mayang Mangurai tidak sekadar menjadi penanda wilayah. Di dalamnya terkandung nilai sejarah, filosofi, dan penghormatan terhadap tokoh yang menjadi bagian dari perjalanan panjang peradaban Jambi. Keberadaannya menjadi pengingat bahwa sebuah nama dapat menyimpan kisah dan identitas budaya yang patut diwariskan kepada generasi mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....