Ancaman Nyata Bahasa Daerah, 11 Bahasa di Indonesia Sudah Punah
- 22 Apr 2026 10:14 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi – Eksistensi bahasa daerah di Indonesia kini berada dalam situasi yang mengkhawatirkan. Berdasarkan pemetaan yang telah dilakukan, dari 718 bahasa daerah di Indonesia, sebanyak 11 bahasa dinyatakan telah punah. Fakta ini menjadi sinyal kuat bahwa pelestarian bahasa bukan lagi sekadar wacana, melainkan kebutuhan mendesak.
Fitria, S.S., M.A., Penelaah Teknis Kebijakan Balai Bahasa Provinsi Jambi, mengungkapkan bahwa perubahan pola komunikasi generasi muda menjadi salah satu faktor utama penyebab menurunnya penggunaan bahasa daerah.
| Baca juga: Kekayaan Budaya Indonesia |
“Anak-anak sekarang itu lebih suka bahasa gaul karena dipengaruhi handphone dan media,” ujarnya.
Menurutnya, derasnya arus informasi dari media digital membuat bahasa daerah semakin jarang digunakan dalam percakapan sehari-hari, terutama di kalangan anak-anak dan remaja.
Melihat kondisi ini, pemerintah melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa menghadirkan program revitalisasi bahasa daerah. Program ini dijalankan oleh unit pelaksana teknis di seluruh Indonesia, termasuk Balai Bahasa Provinsi Jambi, sebagai upaya konkret untuk mencegah kepunahan bahasa.
Fitria menegaskan bahwa inti dari program ini adalah pewarisan bahasa kepada generasi muda.
“Bagaimana kita mewariskan kembali bahasa daerah kepada anak-anak agar mereka mengenal dan menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Upaya ini menjadi penting agar bahasa daerah tidak hanya dikenal sebagai identitas budaya, tetapi juga tetap hidup dan digunakan secara aktif di tengah masyarakat modern yang semakin multikultural.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....