Hari Kesadaran Overdosis Internasional Diperingati Setiap Tanggal 31 Agustus

  • 31 Agt 2026 16:32 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Hari Kesadaran Overdosis Internasional (International Overdose Awareness Day / IOAD) diperingati setiap tahun pada tanggal 31 Agustus. Kampanye global terbesar ini bertujuan untuk mengenang mereka yang kehilangan nyawa akibat overdosis, mendukung para penyintas dalam masa pemulihan, serta menghilangkan stigma seputar kematian terkait obat-obatan.

Peringatan tahun 2026 menandai 25 tahun aksi global dengan tema resmi "25 Tahun Berlalu. Masih Dibutuhkan" (25 Years On. Still Needed). Tema ini menegaskan bahwa masalah overdosis tetap menjadi krisis kesehatan publik yang mendesak dan membutuhkan tindakan pencegahan berbasis bukti secara berkelanjutan.

Tujuan Utama Kampanye

Memberikan Penghormatan: Mengenang anggota keluarga dan sahabat yang meninggal akibat overdosis.

Mengurangi Stigma: Mengedukasi masyarakat bahwa overdosis dapat menimpa siapa saja tanpa memandang latar belakang.

Meningkatkan Kesadaran: Menyebarkan informasi tentang risiko penggunaan zat dan strategi pencegahan.

Menyediakan Dukungan: Mendukung individu yang sedang menjalani proses pemulihan ketergantungan obat.

Tanda-Tanda Umum Overdosis

Mengenali gejala awal sangat penting karena fatalitas dapat terjadi dalam waktu 1 hingga 3 jam setelah konsumsi obat. Berikut adalah tanda bahaya yang perlu diwaspadai:

Gangguan Kesadaran: Korban pingsan atau sulit dibangunkan.

Masalah Pernapasan: Napas melambat, dangkal, atau terdengar suara mendengkur/tersedak.

Perubahan Fisik: Pupil mata mengecil drastis serta warna kulit, kuku, atau bibir membiru/pucat.

Langkah Pertolongan Pertama

Hubungi Bantuan Medis: Segera telepon ambulans atau nomor darurat setempat.

Berikan Naloxone: Jika overdosis disebabkan oleh opioid dan obat penawar tersedia, segera berikan sesuai dosis.

Naloxon (nalokson) adalah obat penawar (antidote) golongan antagonis opioid murni yang digunakan secara darurat untuk membalikkan efek overdosis opioid yang mengancam jiwa. Obat ini bekerja dengan cara berikatan secara kompetitif pada reseptor opioid di sistem saraf pusat. Langkah tersebut memblokir dan menggantikan zat opioid (seperti heroin, morfin, fentanil, kodein, atau oksikodon) yang memicu depresi pernapasan berat.

Indikasi dan Kegunaan Utama

Mengatasi Overdosis Opioid Darurat: Memulihkan pernapasan yang melambat atau berhenti total akibat intoksikasi opioid.

Reversal Pasca-Operasi: Menghilangkan efek sedasi dan depresi pernapasan yang tersisa setelah penggunaan opioid sebagai anestesi medis.

Diagnosis Medis: Membantu mendeteksi adanya dugaan ketergantungan akut terhadap zat opioid.

Cara Kerja dan Durasi

Naloxon bereaksi sangat cepat, umumnya dalam 1 hingga 2 menit setelah disuntikkan secara intravena. Namun, durasi kerja naloxon di dalam tubuh relatif singkat, yaitu hanya bertahan sekitar 20 hingga 90 menit. Karena banyak jenis obat opioid memiliki efek yang bertahan jauh lebih lama, pasien rentan mengalami overdosis berulang setelah efek naloxon habis. Pengawasan medis di rumah sakit selama beberapa jam setelah pemberian obat mutlak diperlukan.

Efek Samping

Pemberian naloxon pada pasien yang memiliki ketergantungan fisik terhadap opioid dapat memicu sindrom putus obat akut (acute withdrawal syndrome) secara mendadak. Gejala-gejalanya meliputi:

Tubuh menggigil, nyeri, dan berkeringat berlebihMual, muntah, serta kram perut

Kecemasan tinggi, denyut jantung cepat (takikardia), atau tekanan darah tidak stabil

Bentuk Sediaan dan Merek Dagang

Naloxon tersedia dalam bentuk cairan injeksi (intravena, intramuskular, subkutan) serta semprotan hidung (nasal spray) seperti merek global Narcan. Di Indonesia, obat ini termasuk dalam golongan obat keras yang penggunaannya wajib di bawah pengawasan medis, dengan salah satu merek dagang terdaftar bernama Nokoba.

Atur Posisi Tubuh: Jaga agar korban tetap bernapas dan baringkan dalam posisi miring untuk mencegah tersedak.

Temani Korban: Jangan pernah meninggalkan korban sendirian hingga bantuan medis tiba di lokasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....