Jangan Sepelekan Tisu Basah Memiliki Dampak Negatif Bagi Alam
- 09 Agt 2026 14:48 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Tisu basah adalah selembar kain atau kertas tipis non-anyaman yang telah dibasahi dengan air, pelembap, atau cairan pembersih, serta dikemas dalam wadah kedap udara agar tetap lembab dan siap pakai untuk membersihkan kotoran atau kuman tanpa air. (Wikipedia)
Pada dasarnya, manfaat tisu basah yakni praktis karena sudah mengandung cairan pembersih sehingga dapat digunakan tanpa air atau sabun tambahan.
Merangkum dari beberapa sumber terpercaya, manfaat tisu basah digambarkan sebagai berikut:
1. Membersihkan tangan saat tidak tersedia air.
2. Mengelap wajah, meja, ponsel, kendaraan, atau permukaan lain.
3. Membantu membersihkan kulit bayi, asalkan produknya aman dan tidak menyebabkan iritasi.
4. Menghapus kotoran, minyak, atau sisa riasan.
5. Mudah dibawa saat bepergian, bekerja, atau dalam keadaan darurat.
| Baca juga: Hari Hutan Hujan Sedunia |
Namun, tisu basah tidak selalu menggantikan cuci tangan dengan sabun dan air, terutama ketika tangan sangat kotor atau berminyak.
Dampak negatif bagi alam, sebagian tisu basah mengandung serat sintetis seperti poliester atau polipropilena, sehingga sulit terurai secara alami. Dampaknya meliputi:
1. Menambah volume sampah di tempat pembuangan akhir.
2. Berpotensi berubah menjadi mikroplastik yang mencemari sungai dan laut.
3. Membahayakan hewan air jika tertelan atau menjerat tubuhnya.
4. Menyumbat saluran pembuangan jika dibuang ke toilet; tisu basah tidak mudah hancur seperti tisu toilet dan dapat bercampur dengan lemak menjadi gumpalan penyumbat (fatberg).
5. Membutuhkan sumber daya dan energi untuk produksi, pengemasan, serta distribusinya.
6. Cairan pewangi, pengawet, atau bahan antibakteri dapat menambah beban pencemaran jika limbahnya masuk ke lingkungan.
Untuk mengurangi penggunaan tisu basah, utamakan kain lap yang dapat dicuci atau air dan sabun, pilih tisu basah berbahan serat alami dan berlabel mudah terurai, tetapi tetap buang ke tempat sampah. Jangan pernah membuang tisu basah ke toilet atau selokan, gunakan secukupnya, bukan untuk setiap kegiatan kecil. Buang tisu bekas ke tempat sampah tertutup, jangan memasukkannya ke kompos kecuali produk tersebut secara jelas dinyatakan dapat menjadi kompos.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....