Menjadi Mukmin yang Beruntung adalah Tujuan Setiap Mukmin

  • 08 Agt 2026 17:12 WIB
  •  Jambi
Poin Utama
  • Seseorang akan mendapatkan gelar mukmin yang beruntung adalah mereka yang senantiasa menjalakan kebaikan-kebaikan dan segala apa yang menjadi syariat
  • Alloh Subhana Wata’ala akan cemburu kepada hambanya yang berbuat kebencian dan melaksanakan ketetapan yang di haramkan
  • Firman Alloh dalan Qur’an surat Al-Mu’minun pada ayat 1-10

RRI.CO.ID, Jambi - Mukmin adalah pengertian dari orang-orang yang memegang teguh kepercayaan di dalam hati akan adanya Alloh Subhana Wata’ala dan senantiasa menjalankan ketetapan dan syariat-Nya. Seseorang akan mendapatkan gelar mukmin yang beruntung adalah mereka yang senantiasa menjalakan kebaikan-kebaikan dan segala apa yang menjadi syariat. Syariat yang Alloh Subhana Wata’ala tetapkan kepada setiap muslim pasti memiliki tujuan dan kemaslahatan, oleh karenannya setiap ketetapan Alloh Subhana Wata’ala hendaklah kita kerjakan.

Dijelaskan oleh narasumber dialog interaktif Mutiara pagi di pro satu RRI Jambi edisi Sabtu, 8 Agustus 2026, yaitu Ustadzah Dr. Hj. Nurahayati, M.Pd.I bahwa mukmin yang beruntung adalah mereka yang selalu menjalankan kebaikan, menolong sesama, tidak merendahkan, tidak mencela, tidak berbuat mungkar dan segala perbuatan yang tidak membuat Alloh Subhana Wata’ala cemburu akan hamba-Nya. Alloh Subhana Wata’ala akan cemburu kepada hamba-Nya yang berbuat kebencian dan melaksanakan ketetapan yang di haramkan. Sebagaimana sabda Rasululloh SAW, yang artinya:

Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, bahwa Rasululloh SAW bersabda: “Sesungguhnya Alloh cemburu, dan cemburu Alloh ia mencegah orang mengerjakan apa-apa yang telah diharamkan-Nya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Menjadi Mukmin yang beruntung adalah tujuan setiap mu’min, sebagaimana firman Alloh dalan Qur’an surat Al-Mu’minun pada ayat 1-10, yang artinya:

“Sungguh, beruntunglah orang-orang mukmin. (Yaitu) orang-orang yang khusyuk dalam salatnya, orang-orang yang meninggalkan (perbuatan dan perkataan) yang tidak berguna, orang-orang yang menunaikan zakat, dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau hamba sahaya yang mereka miliki. Sesungguhnya mereka tidak tercela (karena menggaulinya). Maka, siapa yang mencari (pelampiasan syahwat) selain itu, mereka itulah orang-orang yang melampaui batas. (Sungguh beruntung pula) orang-orang yang memelihara amanat dan janji mereka. Orang-orang yang memelihara sholat mereka. Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi.”

Seorang mukmin adalah mereka yang senantiasa menjalankan perintah Alloh Subhana Wata’ala, yang telah dijelaskan pada ayat 1-10 adalah sebagai Mukmin yang beruntung akan mendapatkan surga firdaus dan kekal didalamnya. Surga Firdaus adalah surga yang paling tinggi dan mulia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....