Mengurangi Penggunaan Plastik Antisipasi Dampak Lingkungan
- 13 Apr 2026 04:36 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi - Penggunaan plastik sekali pakai masih menjadi kebiasaan yang sulit ditinggalkan dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari kantong belanja hingga kemasan makanan, plastik dianggap praktis dan murah. Namun di balik kemudahannya, plastik menyimpan dampak besar bagi lingkungan.
Faktanya, plastik membutuhkan waktu hingga ratusan tahun untuk terurai secara alami. Selama proses tersebut, limbah plastik dapat mencemari tanah, sungai, dan laut. Bahkan, mikroplastik kini ditemukan dalam rantai makanan manusia.
Menurut United Nations Environment Programme (UNEP), pencemaran plastik telah menjadi salah satu krisis lingkungan terbesar saat ini. Dalam berbagai laporannya, UNEP menyebutkan bahwa jutaan ton plastik masuk ke laut setiap tahun dan mengancam kehidupan biota laut.
Selain mencemari lingkungan, penggunaan plastik berlebihan juga berdampak pada kesehatan. Sejumlah penelitian yang dirangkum dalam buku Plastic and Health menyebutkan bahwa paparan bahan kimia tertentu dalam plastik dapat berisiko bagi tubuh jika terjadi secara terus-menerus.
| Baca juga: Obesitas adalah Penyakit Multifaktorial |
Untuk mengurangi dampaknya, masyarakat dapat mulai dengan langkah sederhana. Membawa tas belanja sendiri, menggunakan botol minum isi ulang, serta menghindari produk dengan kemasan berlebihan menjadi pilihan bijak. Kesadaran bersama menjadi kunci utama dalam menjaga lingkungan.
Adis,SK
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....