Pemerintah Sediakan Alat Berat untuk Cegah Masyarakat Buka Lahan dengan Membakar
- 23 Agt 2026 10:06 WIB
- Jambi
Poin Utama
- Tambahan alat berat dan ekskavator untuk membantu masyarakat dalam membuka lahan tanpa harus membakar
- Pemerintah memahami masih terdapat praktik pembukaan lahan yang dilakukan masyarakat dengan mempertimbangkan kearifan lokal
- Presiden Prabowo juga meminta seluruh jajaran pemerintah untuk terus mengedukasi masyarakat hingga ke tingkat bawah
RRI.CO.ID, Jambi - Pemerintah pusat akan menyiapkan tambahan alat berat dan ekskavator untuk membantu masyarakat dalam membuka lahan tanpa harus membakar sebagai upaya menekan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan, termasuk Kalteng.
“Kalau persoalannya masyarakat membutuhkan untuk membuka lahan, maka pemerintah akan hadir dalam bentuk yang lain dengan memberikan bantuan,” kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi.
Kebijakan tersebut menjadi salah satu langkah yang diputuskan oleh Presiden Prabowo dalam rapat koordinasi penanganan karhutla bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, BNPB, dan instansi terkait di Kalimantan Tengah.
Menurut Prasetyo, pemerintah ingin memastikan masyarakat tetap dapat mengelola dan membuka lahan tanpa harus menggunakan api yang berpotensi memicu kebakaran saat musim kemarau.
“Jadi ekskavator-eskavator yang diperlukan untuk membuka lahan tadi juga sudah diputuskan oleh Bapak Presiden untuk ada perkuatan atau penambahan alat-alat berat guna membantu masyarakat,” tuturnya.
Mensesneg menjelaskan pemerintah memahami masih terdapat praktik pembukaan lahan yang dilakukan masyarakat dengan mempertimbangkan kearifan lokal. Namun, kondisi cuaca yang kering dan tingginya risiko kebakaran membuat pendekatan tersebut perlu disesuaikan.
Prasetyo menegaskan keberadaan aturan atau kearifan lokal bukan berarti pembakaran lahan diperbolehkan tanpa batas, terutama jika berpotensi menimbulkan karhutla yang merugikan masyarakat dan lingkungan.
Selain menyiapkan alat berat, Presiden Prabowo juga meminta seluruh jajaran pemerintah untuk terus mengedukasi masyarakat hingga ke tingkat bawah agar menghindari aktivitas yang dapat memicu munculnya titik api selama musim kemarau.
Pemerintah berharap penyediaan ekskavator dan bantuan alat berat lainnya dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin membuka lahan tanpa membakar, sehingga risiko karhutla Kalteng maupun wilayah lainnya dapat ditekan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....