Rahasia Membaca Bismillah, Kalimat Suci Pembuka Segala Aktivitas

  • 11 Mar 2026 11:35 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Membaca bismillah dianjurkan dalam berbagai aktivitas sehari-hari karena diyakini membawa keberkahan dan menyempurnakan suatu pekerjaan. Dalam ajaran Islam, bahkan terdapat hadis yang menyebutkan setiap aktivitas yang tidak diawali dengan bismillah dianggap kurang sempurna.

Hal itu disampaikan Ustaz Aghnin Khulqi dari Kesekretariatan Dewan Pengawas Syariah Dompet Dhuafa dalam program Syiar Ramadan di 91,2 FM Pro 1 RRI Jakarta, Selasa, 10 Maret 2026.

Menurut Aghnin, anjuran membaca bismillah berlaku untuk berbagai kegiatan, tidak hanya dalam ibadah seperti salat atau membaca Al-Qur’an. Umat Islam dianjurkan melafalkannya saat memulai aktivitas apa pun, mulai dari bekerja, belajar, hingga kegiatan sehari-hari lainnya.

“Segala sesuatu kegiatan yang tidak diawali dengan bismillah itu tidak akan sempurna. Artinya, dalam keadaan apa pun kita dianjurkan untuk membaca bismillah ketika memulai aktivitas,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Aghnin juga menjelaskan rahasia dan hikmah di balik lafaz bismillah, termasuk perbedaan pandangan para ulama mazhab mengenai posisinya dalam surah Al-Fatihah.

Ia menuturkan, sebagian ulama berpendapat bismillah merupakan bagian dari Al-Fatihah yang harus dibaca ketika salat. Sementara ulama lain berpendapat sebaliknya atau membolehkan membacanya dengan suara pelan.

Menurutnya, perbedaan pendapat tersebut justru membawa hikmah bagi umat Islam.

“Karena adanya perbedaan pandangan itu, kita menjadi lebih leluasa menggunakan bismillah dalam berbagai kondisi dan tempat,” kata dia.

Aghnin menjelaskan, jika bismillah dianggap semata-mata sebagai ayat Al-Qur’an tanpa adanya perbedaan pendapat, maka penggunaannya akan sangat terbatas karena ayat Al-Qur’an memiliki aturan kesucian tertentu, seperti dianjurkan dalam keadaan berwudu.

Padahal, lanjut dia, umat Islam dianjurkan untuk selalu memulai aktivitas dengan menyebut nama Allah.

Ia mengutip keterangan ulama yang menyebut basmalah sebagai kalimat suci yang berasal dari sumber hidayah Allah.

“Basmalah itu kalimat yang suci, sakral, bahkan disebut sebagai gudangnya hidayah dari Allah. Karena itu sangat baik jika kita mengawali berbagai aktivitas dengan membaca bismillah,” katanya.

Selain itu, Aghnin menyampaikan bahwa membaca bismillah juga diyakini memiliki keutamaan lain, seperti menjadi penolak bala dan memohon perlindungan Allah dalam setiap kegiatan.

“Ketika kita mengawali aktivitas dengan basmalah, insyaallah kegiatan yang kita lakukan terhindar dari berbagai bentuk cobaan, dimudahkan oleh Allah, bahkan dipercepat tercapainya tujuan yang kita inginkan,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa kebiasaan membaca bismillah dapat menumbuhkan sikap tawakal kepada Allah. Dengan menyebut nama Allah di awal kegiatan, seseorang diingatkan bahwa segala sesuatu yang terjadi pada akhirnya berada dalam kehendak-Nya.

“Ketika kita memahami makna bismillah, kita akan sadar bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak Allah. Dari situ muncul sikap tawakal dalam menjalani kehidupan,” ujar Aghnin.

Rekomendasi Berita