Kolaborasi Inklusif PTQ RRI 2026
- 27 Feb 2026 12:01 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Sentra Wyata Guna dan Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) melalui LPU menggelar pertemuan koordinasi terkait pelaksanaan PTQ RRI 2026 pada Jumat 27 Februari 2026. Pertemuan ini menegaskan komitmen kolaborasi dalam menghadirkan layanan inklusif, khususnya bagi penyandang disabilitas netra.
Kepala Sentra Wyata Guna, Feri Afrianto, menjelaskan bahwa pihaknya terus mengembangkan inovasi layanan literasi bagi teman-teman netra. Jika sebelumnya materi hanya tersedia dalam bentuk naskah, kini telah dilengkapi dengan dukungan audio dan visual agar akses informasi semakin luas. Wyata Guna juga mengembangkan layanan pencetakan huruf braille untuk buku-buku yang belum tersedia versi braillenya.
“Teman-teman netra mengandalkan indra taktil, pendengaran, dan daya ingat yang sangat kuat. Potensi mereka luar biasa, termasuk dalam bidang literasi dan olahraga seperti catur,” ujarnya. Ia menambahkan, pihaknya tengah merancang publikasi lebih luas mengenai potensi disabilitas sensorik netra agar masyarakat semakin memahami kemampuan serta kontribusi mereka.
Terkait undangan penghargaan dalam rangkaian PTQ, Wyata Guna akan berkoordinasi dengan Kementerian Sosial sebagai institusi induk, mengingat Sentra Wyata Guna merupakan Unit Pelaksana Teknis di bawah Kemensos.
Sementara itu, Direktur Layanan Pengembangan Usaha RRI, Yonas Markus Tuhuleruw, menegaskan bahwa layanan inklusif merupakan mandat negara kepada RRI. “Kami melayani semua tanpa batas,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa dalam dua pelaksanaan sebelumnya, pemenang PTQ kategori tartil sensorik netra memperoleh kesempatan menunaikan ibadah umrah sebagai bentuk apresiasi. Untuk tahun ini, RRI juga tengah mengupayakan agar pemenang tahun ini dapat memperoleh kesempatan menjadi tamu Kerajaan Arab Saudi.
Yonas turut memaparkan sejarah PTQ yang berawal dari Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) sejak 1968 dan berkembang melalui koordinasi dengan Kementerian Agama menjadi ajang nasional yang melibatkan berbagai elemen masyarakat lintas daerah. PTQ diharapkan menjadi ruang aktualisasi nilai religius sekaligus memperkuat semangat kebangsaan.
Kolaborasi Wyata Guna dan RRI dalam PTQ 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum memperkuat literasi inklusif dan partisipasi setara bagi seluruh warga negara.