FIK UI Berdayakan Masyarakat Tekan Stigma Gangguan JIwa
- 18 Jun 2024 15:54 WIB
- Jakarta
KBRN, Jakarta : Fakultas Ilmu Keperawatan Univeritas Indonesia (FIK UI) menggelar kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Optimalisasi Pemberdayaan Masyarakat Melalui Peran Kader dalam Mengurangi Stigma Pada Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dan Keluarganya.” Kegiatan Tim Pengabdian Masyarakat yang diikuti oleh dosen, mahasiswa magister dan spesialis keperawatan jiwa, berlangsung di Desa Cipinang Gading, Kelurahan Rangga Mekar RW 04, Bogor Selatan, 6 dan 11 Juni 2024.
Di hari pertama, 6 Juni 2024, tim pengabdi memberikan edukasi kepada kader Kesehatan Jiwa (KKJ) terkait stigma gangguan jiwa. Pada kesempatan ini, kader diajak memahami dampak stigma yang menyebabkan ODGJ dan keluarganya merasa malu, mengalami diskriminasi, dan enggan berinteraksi dengan masyarakat serta menolak menggunakan layanan kesehatan. Selanjutnya kader dilatih menggerakkan ODGJ dan keluarganya yang berada di wilayah mereka untuk menghadiri edukasi tentang cara menghadapi stigma.
“KKJ merupakan ujung tombak keberhasilan program mengatasi stigma gangguan jiwa di Indonesia karena kedekatan mereka dengan masyarakat. Kader adalah anggota masyarakat penyambung tenaga kesehatan yang dipercaya dalam memberikan informasi tentang kesehatan,” ujar Ketua Tim Pengabdi Masyarakat Herni Susanti, S.Kp., M.N., Ph.D.

Kegiatan di hari pertama ini dihadiri oleh pihak Dinas Kesehatan dan Puskesmas Bogor Selatan, Kepala Lurah, Ketua RW 04 dan para Ketua RT di RW 04 Rangga Mekar, Bogor Selatan. Sementara kegiatan hari kedua pada 11 Juni 2024, para KKJ yang telah dilatih tersebut menjalankan tugas dengan mengajak ODGJ dan keluarga menghadiri penjelasan yang diberikan oleh tim pengabdi.
Di akhir kegiatan, mahasiswa mendampingi ODGJ dan keluarganya melakukan sharing dalam kelompok kecil, memberikan kesempatan kepada mereka mengungkapkan perasaan, pengalaman dan harapan terkait masalah stigma ini.
Kader yang terlibat dalam program ini mengaku sangat beruntung mendapat kesempatan mengatahui lebih dalam tentang stigma gangguan jiwa yang digelar Fakultas Ilmu Keperawatan Univeritas Indonesia (FIK UI). Demikian juga dengan ODGJ dan keluarganya, kegiatan ini menjadi momen menyampaikan keinginan mereka untuk diperlakukan sama dengan anggota masyarakat lainnya.

Kegiatan pengabdian selama dua hari ini berjalan interaktif dengan melibatkan total 70 peserta. Lurah Rangga Mekar, Drs Imam Santoso, yang mengikuti kegiatan ini, menyampaikan dukungan yang besar atas terlaksananya kegiatan ini dan berkomitmen untuk mengatasi masalah stigma gangguan jiwa di wilayahnya.