Dari Pengalaman Kerja, Menjadi Lahan Usaha
- 28 Feb 2026 05:59 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID,Jakarta - Dalam program "Teras UMKM" Sjilaa mengisahkan bahwa awal mula Jill’s Dessert berangkat dari pengalamannya bekerja di bidang marketing komunikasi F&B.
Sekitar akhir 2019, ia mencoba produk cookie dough milik kliennya dan mulai tertarik untuk mengulik resep sendiri. “Waktu itu lagi kerja, kebetulan klien juga di bidang F&B, terus coba cookie dough dan suka. Dari situ jadi kepikiran buat belajar bikin sendiri,” ujar Sjilaa. Ketertarikan tersebut menjadi titik awal lahirnya ide usaha.
Pandemi COVID-19 yang datang di awal 2020 justru menjadi momentum. Saat bekerja dari rumah (WFH), waktu yang biasanya habis di perjalanan dimanfaatkan Sjilaa untuk bereksperimen resep.
Ia mulai mengirim dessert sebagai hampers kepada teman-temannya. “Awalnya ngasih-ngasih aja, terus banyak yang bilang enak dan nyaranin buat dijualin,” tuturnya. Dari situlah, Jill’s Dessert mulai dijalankan secara serius.
Pada tahap awal, pemasaran dilakukan secara sederhana melalui status WhatsApp dan Instagram pribadi, hingga akhirnya setelah berjalan sekitar lima bulan, ia membuat akun Instagram khusus usaha. Produk pertama yang dijual adalah soft cookies dan cokelat, yang terinspirasi dari pengalaman masa kecilnya. “Dari kecil kalau disuruh cari dana di sekolah, aku jualannya cokelat. Makanya sampai sekarang menunya juga ada chocobo,” kata Sjilaa.
Hingga kini, Jill’s Dessert telah berjalan sejak 2019 dan terus berkembang tanpa lepas dari pengalaman kerja sebelumnya. Kisah Sjilaa menunjukkan bahwa akhir dari satu fase kerja bukanlah akhir segalanya, melainkan bisa menjadi awal datangnya berkah baru. Dengan memanfaatkan ilmu, waktu, dan keberanian melangkah, usaha rumahan pun mampu tumbuh menjadi UMKM yang berkelanjutan.