Wahyu Dewanto Dorong Pelaku UMKM Terbiasa dengan Transaksi Non-tunai
- 22 Feb 2026 21:42 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Wahyu Dewanto, menyoroti peran digitalisasi, dalam mendukung Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Khususnya usaha takjil selama bulan Ramadan.
Untuk memudahkan para pembeli, yang kerap menggunakan metode cashless (nontunai), kata Wahyu, para pedagang UMKM perlu memperkuat transaksi berbasis digital.
“Secara umum digitalisasi UMKM sudah menjadi perhatian. Masyarakat sudah mulai terbiasa memanfaatkan sistem transaksi digital,” ujar Wahyu, Minggu, 22 Februari 2026.
Apalagi, transaksi nontunai semakin lazim, dalam aktivitas jual beli sehari-hari. Dengan demikian, UMKM takjil dapat memanfaatkan Ramadan sebagai peluang berkembang, dan beradaptasi dengan pola perdagangan modern. “Mudah-mudahan dengan begitu, usaha musiman itu dapat berjalan dengan baik,” katanya.
Wahyu menilai, keberadaan takjil UMKM memiliki peran penting, dalam menjaga perputaran ekonomi selama bulan Ramadan. Pasalnya, warga selalu masuk ke pedagang hidangan ringan, berupa makanan atau minuman manis, untuk berbuka puasa. “Para pelaku usaha kecil harus memanfaatkan momentum tersebut,” ucap Wahyu.