Riset : Perencanaan Keuangan Matang Bantu Ringankan Beban Finansial Anak Muda

  • 26 Feb 2026 13:01 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO ID, Jakarta : Saat ini, tidak sedikit anak muda di Indonesia mengalami tekanan finansial akibat tingginya biaya hidup, tanggungan keluarga dan inflasi.

Menurut riset YouGov pada Oktober 2024, sekitar 41 juta orang di Indonesia tergolong sebagai generasi sandwich, dengan mayoritas terdiri dari milenial 53% dan Gen-Z 26%. Kondisi ini berpotensi menciptakan beban finansial dan emosional berkepanjangan apabila tidak diantisipasi melalui perencanaan keuangan yang matang sejak dini.

Data lainnya, dari IDN Research Institute mengenai Millenial and Gen Z Report 2026 menunjukkan bahwa 63% anak muda memiliki pekerjaan sampingan untuk membantu keluarga dan 60% melakukannya demi menyiapkan tabungan pribadi. Fakta ini mencerminkan semangat generasi muda untuk lebih mandiri, produktif dan bertanggung jawab terhadap masa depan mereka.

"Bagi generasi muda, tantangan finansial hari ini bukan sekedar soal penghasilan, tetapi soal rasa aman terhadap masa depan, belum lagi adanya volatilitas pasar yang bisa terjadi kapan saja. Untuk itu kami memulai dari perspektif nasabah, bagaimana sebuah solusi dapat benar-benar relevan dengan realitas hidup mereka yang dinamis, penuh tanggung jawab dan syarat mimpi," ujar Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia, Karin Zulkarnaen, Rabu, 25 Februari 2026.

Lewat PRUMapan, Prudential Indonesia berharap dapat mendukung anak muda Indonesia mewujudkan masa depan sekaligus mengurangi risiko terjebak dalam siklus generasi sandwich.

Layanan ini dirancang agar generasi muda dapat merencanakan masa depan mereka untuk bisa mandiri secara finansial yang bisa dilakukan dengan membangun usaha atau merintis bisnis suatu Hari nanti yang bisa dimulai dari sekarang dengan cara yang terjangkau, sebel fleksibel dan pasti sehingga mereka bisa tetap produktif hari ini untuk mewujudkan impian masa depan.

"Menjawab kebutuhan anak muda masa kini, PRUMapan dirancang sebagai solusi perencanaan finansial jangka panjang yang mudah dipahami dan relevan dengan gaya hidup generasi muda," katanya.

Rekomendasi Berita