Sekko Jakpus Tekankan Penanganan Stunting dan TBC pada Pelantikan IDI

  • 02 Mar 2026 15:16 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Sekretaris Kota (Sekko) Administrasi Jakarta Pusat, Denny Ramdany, menghadiri pelantikan pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Jakarta Pusat di Auditorium RS Islam Cempaka Putih, pada Sabtu 28 Februari 2026. Dalam agenda tersebut, dr. Prima Enky Merthana resmi dikukuhkan sebagai Ketua IDI Cabang Jakarta Pusat periode 2026–2029.

Denny menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus yang baru dilantik. Ia menilai amanah tersebut bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga tanggung jawab besar dalam menjaga profesionalisme dokter serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi warga.

“Saya menyampaikan selamat kepada para pengurus yang baru dilantik. Amanah ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar dalam menjaga marwah profesi serta meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” ujar Denny.

Ia menyoroti sejumlah persoalan kesehatan yang masih menjadi pekerjaan rumah di Jakarta Pusat, terutama kasus stunting dan tuberkulosis (TBC). Menurutnya, kedua isu tersebut memerlukan langkah konkret dan kolaborasi berkelanjutan.

“Upaya penemuan kasus secara aktif, pelacakan kontak erat, serta memastikan pasien menjalani pengobatan hingga tuntas adalah kunci untuk mencapai target eliminasi TBC dan stunting,” katanya.

Denny berharap IDI Cabang Jakarta Pusat dapat terus berperan dalam penguatan edukasi kesehatan, peningkatan kewaspadaan klinis. Selain itu, turut serta pengawasan pengobatan dan perbaikan gizi masyarakat.

Selain itu, ia juga menyinggung pentingnya program cek kesehatan gratis (CKG) sebagai strategi deteksi dini penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung. Program tersebut dinilai dapat mendorong masyarakat lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya sejak awal.

“Melalui CKG, kita mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatannya sebelum muncul komplikasi yang lebih berat. Peran dokter sangat penting dalam memastikan kualitas layanan CKG, memberikan edukasi yang komprehensif, serta melakukan tindak lanjut hasil skrining secara tepat dan profesional. Kita ingin masyarakat Jakarta Pusat semakin sadar bahwa menjaga kesehatan adalah investasi jangka panjang,” jelasnya.

Ia menegaskan sinergi antara Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat dan IDI perlu terus diperkuat melalui pendekatan promotif dan preventif yang konsisten.

“Sinergi antara Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat dan IDI harus terus diperkuat dengan kolaborasi yang solid, pendekatan promotif dan preventif yang konsisten, saya yakin kita mampu mewujudkan Jakarta Pusat yang sehat, tangguh, dan berdaya saing,” tandasnya.




Rekomendasi Berita