Istirahat 2 Jam, Cegah Kelelahan saat Mudik

  • 12 Mar 2026 13:50 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Dokter spesialis penyakit dalam, Waluyo Dwi Cahyono, menyarankan pemudik yang mengemudi kendaraan untuk mempersiapkan tubuh dalam kondisi prima sebelum memulai perjalanan. Selain itu, ia juga menyarankan untuk beristirahat setiap dua jam selama perjalanan agar tidak terlalu lelah dan bisa berkonsentrasi selama berkendara.

"Kalau mengemudi, setiap dua jam harus istirahat," ujar dr. Waluyo Dwi Cahyono, SpPD- KEMD, FINASIM dalam acara Halodoc Talks bertajuk "Transitioning Safely: Managing Ramadan Health Risks During Eid Festivities," dikutip dari Antara, pada Kamis, 12 Maret 2026.

Para pemudik juga disarankan untuk mengatur pola makan dan menghindari makan berlebihan selama perjalanan. "Jangan memaksakan diri, dan konsumsi makanan yang terukur juga," kata dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada itu.

Pemudik Disarankan Atur Makan, Hindari Makan Berlebihan Saat Perjalanan. "Kalau dia mengkonsumsi obat, walaupun di dalam perjalanan, obat tetap harus dikonsumsi," katanya.

Dokter Waluyo mengatakan bahwa pasien diabetes juga harus makan tepat waktu. "Kalau masa kerja obat delapan jam, ya delapan jam harus makan. Kalau tidak, nanti bisa hipoglikemia," ujarnya.

Pasien diabetes boleh makan semua jenis makanan, asalkan porsi makanan diukur sesuai kebutuhan kalori. Atur makan dan istirahat penting untuk jaga kesehatan saat mudik Lebaran. (Annisa Dwi Ramadhani – Mahasiswa Universitas Ibnu Chaldun)

Rekomendasi Berita