NASA Kerahkan Dua Satelit, Bantu Prediksi Kekuatan Badai saat El Niño
- 11 Sep 2026 13:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Sentinel-6B dan Sentinel-6 Michael Freilich memantau ketinggian laut untuk memahami dampak El Niño.
- Data satelit membantu memprediksi perkembangan dan intensitas badai secara lebih akurat.
- Pengamatan laut selama lebih dari tiga dekade mendukung perlindungan masyarakat pesisir dan infrastruktur.
RRI.CO.ID, Jakarta – Satelit Sentinel-6B dan Sentinel-6 Michael Freilich digunakan untuk memantau perubahan kondisi laut selama fenomena El Niño. Kedua satelit juga mengumpulkan data yang membantu ilmuwan mempelajari aktivitas dan perkembangan badai.
Kedua satelit mengukur ketinggian permukaan laut secara presisi untuk membantu memahami kondisi lautan. Data tersebut juga digunakan untuk meningkatkan prediksi perkembangan badai.
Sentinel-6B diluncurkan pada November 2025 dan kini terbang sekitar 30 detik di belakang satelit pendahulunya. Keduanya merupakan bagian dari misi Copernicus Sentinel-6/Jason-CS yang telah memantau perubahan permukaan laut sejak awal 1990-an.
Data dari kedua satelit diharapkan membantu ilmuwan memahami dampak El Niño terhadap kondisi lautan dan cuaca global. Fenomena tersebut diperkirakan menjadi salah satu El Niño signifikan dalam catatan pengamatan satelit.
Adapun, El Niño mengubah pola cuaca global dengan memindahkan panas laut dari Pasifik bagian barat menuju wilayah timur. Perubahan distribusi panas tersebut turut memengaruhi pola aktivitas badai, termasuk pergeseran aktivitas siklon tropis dari Atlantik menuju Pasifik.
Sejak 15 Juli 2026, Sentinel-6B telah mengirimkan data dengan jeda rendah yang dapat digunakan untuk mendukung prakiraan cuaca. Data tersebut nantinya akan digunakan dalam model prediksi yang membantu memperkirakan seberapa cepat dan kuat badai berkembang.
Kedua satelit mengukur ketinggian laut, ukuran gelombang, dan kecepatan angin menggunakan radar altimeter. Ketinggian permukaan laut dapat memberikan informasi mengenai kandungan panas lautan karena air laut yang lebih hangat akan memuai.
Sentinel-6 juga membawa instrumen GNSS-RO untuk mengukur kelembapan, tekanan, dan suhu atmosfer. Data tersebut menjadi bagian dari catatan pengamatan permukaan laut yang telah berlangsung selama lebih dari tiga dekade.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....