Tiga Prodi UNDIRA Raih Akreditasi Unggul, Perkuat Budaya Mutu Akademik

  • 01 Sep 2026 16:12 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Universitas Dian Nusantara (UNDIRA) mencatat prestasi akademik dengan tiga program studi meraih akreditasi Unggul sepanjang 2026.
  • Ketiga program studi tersebut adalah Manajemen, Ilmu Komunikasi, dan Akuntansi di bawah Fakultas Bisnis dan Ilmu Sosial (FBIS).
  • Memasuki usia ketujuh, UNDIRA menargetkan penguatan posisi sebagai universitas berwawasan global yang menghasilkan lulusan visioner, berintegritas, dan profesional.

RRI.CO.ID, Jakarta - Universitas Dian Nusantara (UNDIRA) mencatatkan capaian akademik dengan diraihnya status akreditasi Unggul oleh tiga program studi di bawah Fakultas Bisnis dan Ilmu Sosial (FBIS). Tiga program studi tersebut adalah Program Studi Manajemen, Ilmu Komunikasi, dan Akuntansi.

Ketiganya memperoleh predikat Unggul dari lembaga akreditasi mandiri masing-masing. Akreditasi diraih hanya dalam rentang waktu kurang dari dua bulan sepanjang pertengahan 2026

Program Studi Manajemen menjadi yang pertama meraih status tersebut melalui Surat Keputusan Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi (LAMEMBA) No. 139/DE/A.5/LAMEMBA-U/VI/2026 yang diterbitkan 12 Juni 2026.

Predikat Unggul diperoleh setelah Program Studi Manajemen menjalani proses reakreditasi pada Mei 2026. Capaian tersebut kemudian disusul Program Studi Ilmu Komunikasi.

Berdasarkan Surat Keputusan Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial, Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK) Nomor 204/AK.03.05/2026 tertanggal 24 Juli 2026, program studi tersebut dinyatakan memperoleh akreditasi Unggul setelah menjalani proses reakreditasi pada Juni 2026.

Pada tanggal yang sama, Program Studi Akuntansi juga memperoleh status akreditasi Unggul berdasarkan Surat Keputusan LAMEMBA Nomor 203/DE/A.5/LAMEMBA-U/VII/2026. Dengan capaian tersebut, Akuntansi menjadi program studi ketiga di lingkungan UNDIRA yang meraih predikat Unggul sepanjang 2026.

Rektor Universitas Dian Nusantara, Prof Dr H Suharyadi, M.S, mengatakan pencapaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh sivitas akademika. Menurutnya, keberhasilan meraih akreditasi Unggul tidak terlepas dari sinergi pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa.

"Akreditasi Unggul ini adalah anugerah serta kebanggaan bagi seluruh sivitas akademika UNDIRA," kata Prof Suharyadi dalam keterangannya, Senin, 31 Agustus 2026.

Ia menegaskan, predikat Unggul bukan menjadi akhir dari perjalanan UNDIRA dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Akreditasi justru menjadi bagian dari proses pengembangan universitas secara berkelanjutan.

"Akreditasi merupakan salah satu faktor penentu pengembangan sebuah universitas," ujarnya.

Prof Suharyadi menambahkan, kualitas yang telah dibangun harus terus dijaga melalui inovasi dan peningkatan mutu akademik maupun tata kelola perguruan tinggi. Salah satu upaya yang dilakukan yakni mengoptimalkan pemanfaatan teknologi untuk mendukung efektivitas kerja antarunit.

Penggunaan platform seperti Google Workspace dinilai dapat membantu meningkatkan efisiensi. Sekaligus, mendukung aktivitas akademik dan administrasi universitas.

Saat ini, UNDIRA memiliki lebih dari 6.000 mahasiswa yang tersebar pada delapan program studi di Fakultas Bisnis dan Ilmu Sosial serta Fakultas Teknik dan Informatika.

Selain penguatan mutu akademik, UNDIRA juga terus memperluas jejaring kolaborasi. Dalam enam tahun perjalanannya, universitas tersebut telah menjajaki lebih dari 100 kerja sama dengan berbagai institusi, baik di dalam maupun luar negeri.

Memasuki usia ketujuh, UNDIRA menargetkan pertumbuhan tidak hanya melalui pencapaian predikat akreditasi. Namun, juga melalui kontribusi nyata dalam menghasilkan lulusan yang memiliki visi, integritas, dan profesionalisme.

Dengan slogan "Lights Your Future", UNDIRA berkomitmen membangun pendidikan tinggi yang berwawasan global. Sekaligus, mempersiapkan lulusannya agar mampu berkontribusi bagi bangsa dan bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Capaian tiga program studi dengan predikat Unggul tersebut sekaligus menjadi penanda bahwa usia relatif muda bukan menjadi penghalang bagi perguruan tinggi untuk membangun budaya mutu dan meraih prestasi akademik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....