IDstar dan Tencent Cloud Perkuat Transformasi Cloud Indonesia
- 21 Agt 2026 12:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - IDstar memperkuat kemitraan dengan Tencent Cloud untuk mendukung percepatan transformasi cloud perusahaan di Indonesia. Kolaborasi ini memperluas layanan cloud migration dan managed cloud service bagi pelanggan enterprise.
CEO IDstar Ferdinand Prasetyo mengatakan, kolaborasi tersebut dibangun berdasarkan kesamaan visi dalam menghadirkan teknologi yang berdampak bagi bisnis. Kombinasi teknologi cloud dan AI Tencent Cloud dengan pengalaman IDstar diharapkan mempercepat transformasi digital perusahaan.
“Melalui kombinasi kapabilitas Tencent Cloud di bidang cloud dan AI dengan pengalaman IDstar dalam konsultasi, implementasi, otomatisasi, dan managed services, kami berharap dapat membantu lebih banyak perusahaan di Indonesia,” kata Ferdinand dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat, 21 Agustus 2026.
Menurutnya, kolaborasi tersebut telah berjalan melalui proyek migrasi cloud salah satu perusahaan telekomunikasi terkemuka di Indonesia. IDstar dipercaya sebagai implementor untuk mendukung migrasi berbagai aplikasi dan workload penting ke Tencent Cloud.
Proses migrasi mencakup penyesuaian sistem dan integrasi agar perpindahan ke cloud dapat dilakukan secara terencana. Langkah tersebut dilakukan dengan tetap mempertahankan kelangsungan operasional bisnis selama proses migrasi berlangsung.
Untuk mendukung proyek tersebut, IDstar mengerahkan hampir 200 profesional teknologi informasi. Tim tersebut terdiri atas project manager, cloud architect, engineer, quality assurance, serta tenaga pengujian sistem.
Migrasi dilakukan secara bertahap melalui beberapa fase sesuai kebutuhan implementasi berskala enterprise. Pendekatan tersebut dilakukan untuk memastikan integrasi sistem dan kesiapan infrastruktur berjalan sesuai kebutuhan bisnis.
Sebagai reseller partner Tencent Cloud, IDstar memperkuat kapabilitas dalam menyediakan layanan cloud migration dan managed cloud service. Tencent Cloud mendukung kolaborasi tersebut melalui infrastruktur cloud yang scalable dan teknologi migrasi untuk workload enterprise.
Ke depan, kedua perusahaan akan melanjutkan kolaborasi untuk memenuhi kebutuhan cloud migration dan managed cloud service. Sektor telekomunikasi, perbankan, jasa keuangan, manufaktur, serta perusahaan enterprise menjadi sasaran pengembangan layanan tersebut.
Pengembangan layanan lain seperti content delivery network (CDN), kecerdasan buatan atau AI, dan infrastruktur cloud juga akan dieksplorasi. Pengembangan dilakukan berdasarkan kebutuhan implementasi dan transformasi digital pelanggan di Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....