Nebula Singa Perlihatkan Proses Kematian Sebuah Bintang
- 11 Agt 2026 13:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- James Webb mengungkap detail struktur Nebula Singa melalui pengamatan inframerah.
- Nebula terbentuk dari material yang dilepaskan bintang bermassa rendah saat sekarat.
- NGC 2392 diperkirakan akan terus mengembang hingga akhirnya menyebar dalam sekitar 10 ribu tahun.
RRI.CO.ID, Jakarta - Teleskop James Webb mengungkap detail Nebula Singa atau NGC 2392, yang terbentuk dari sisa-sisa bintang sekarat. Citra inframerah Webb melalui instrumen NIRCam dan MIRI menunjukkan struktur nebula yang sekilas menyerupai citra dari Teleskop Hubble.
Namun, pengamatan Webb memperlihatkan lebih jelas gumpalan debu padat serta kabut gas terionisasi di dalam nebula. Mengutip NASA, Selasa, 11 Agustus 2026, struktur Nebula Singa terbentuk selama ribuan tahun dan terus mengalami perubahan.
Sumber energi yang menggerakkan perubahan tersebut berada di pusat nebula, yakni sisa inti bintang yang telah mati. Bintang bermassa lebih rendah seperti pembentuk NGC 2392 kehilangan lapisan luarnya secara bertahap.
Hal ini berbeda dengan bintang masif yang berakhir melalui ledakan supernova. Material berupa gas dan debu yang terlepas kemudian membentuk struktur yang dikenal sebagai nebula planeter.
Radiasi dari inti bintang mendorong material tersebut menjauh, meninggalkan inti bintang yang sangat panas, atau disebut katai putih. Pada Nebula Singa, katai putih di pusatnya memanaskan material di sekelilingnya sekaligus menghasilkan gelembung gas terionisasi.
Gelembung gas tersebut membentuk bagian yang menyerupai wajah singa dan terus mengembang seiring waktu. Ekspansi gelembung gas tersebut menghancurkan debu yang berada di jalurnya.
Sementara itu, struktur cincin dan cangkang gas yang kompleks masih menjadi objek penelitian para astronom. Bagian yang menyerupai surai singa merupakan bagian dalam cangkang debu yang diterangi oleh katai putih.
Tonjolan yang menyerupai ekor komet merupakan gumpalan debu padat yang mampu bertahan dari radiasi bintang. Gumpalan tersebut melindungi material yang berada di belakangnya.
Teleskop Webb menangkap Nebula Singa seolah membekukan proses tersebut dalam satu momen, meski perubahan di dalamnya terus berlangsung. Para astronom memperkirakan gas dan debu NGC 2392 akan terus menjauh hingga menghilang dalam sekitar 10 ribu tahun.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....