Medan Magnet Nebula Mercusuar Berhasil Dipetakan Pertama Kalinya lewat IXPE

  • 10 Jul 2026 09:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • NASA untuk pertama kalinya mengukur langsung medan magnet pulsar PSR J1101−6101 di Lighthouse Nebula menggunakan satelit IXPE.
  • Hasil pengamatan membuktikan bahwa partikel berenergi tinggi mengalir mengikuti garis medan magnet galaksi.
  • Penelitian juga menemukan perbedaan orientasi medan magnet pada pengamatan sinar-X dan radio, mengindikasikan adanya beberapa mekanisme percepatan partikel di sekitar pulsar.

RRI.CO.ID, Jakarta – Ilmuwan untuk pertama kalinya berhasil mengukur secara langsung medan magnet pulsar PSR J1101−6101 di dalam Nebula Mercusuar (Lighthouse Nebula). Mereka menggunakan satelit Imaging X-ray Polarimetry Explorer (IXPE) milik NASA.

Hasil penelitian itu dipublikasikan di The Astrophysical Journal. Pada Juni 2025, IXPE mengamati Nebula Mercusuar selama hampir 18 hari.

IXPE mempelajari dua struktur sinar-X sempit yang memanjang dari pulsar. Kemudian, tim meneliti struktur panjang (filament) dan struktur lebih pendek (trail).

Hal ini guna memahami bagaimana elektron berenergi sangat tinggi bergerak di lingkungan ekstrem tersebut. Awalnya, mereka menduga partikel berenergi tertinggi mampu lolos dari gelombang kejut di sekitar pulsar.

Kemudian, partikel itu dan mengalir mengikuti garis medan magnet galaksi hingga membentuk filament panjang. Namun, melalui pengukuran polarisasi cahaya sinar-X, mereka berhasil membuktikan arah medan magnet memang sejajar dengan aliran partikel tersebut.

Temuan ini memperkuat teori mengenai pergerakan partikel di sekitar pulsar. Sekaligus menjadi bukti langsung pertama hubungan antara medan magnet dan pembentukan filament.

Kendati demikian, tingkat polarisasi yang tinggi juga menunjukkan turbulensi medan magnet jauh lebih rendah dibandingkan yang diperkirakan sebelumnya. Selain itu, IXPE menemukan medan magnet pada emisi sinar-X sejajar dengan arah trail.

Sementara itu, pengamatan radio justru menunjukkan orientasi medan magnet yang hampir tegak lurus. Perbedaan tersebut mengindikasikan bahwa partikel dengan energi berbeda menempati wilayah yang berbeda di dalam sistem Nebula Mercusuar.

Para ilmuwan menilai kondisi itu menjadi petunjuk adanya lebih dari satu mekanisme percepatan partikel yang bekerja di sekitar pulsar. NASA menyebut hasil penelitian ini memberikan wawasan baru mengenai perilaku bintang neutron dan lingkungan ekstrem di sekitarnya.

Pulsar diketahui merupakan bintang neutron yang berputar sangat cepat, yakni 16 kali setiap detik. Pulsar juga memiliki medan magnet yang sangat kuat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....