Talenta Muda Indonesia Buktikan Diri, Raih Empat Medali Olimpiade AI
- 08 Agt 2026 21:27 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta- Kontingen Indonesia berhasil menorehkan prestasi gemilang di ajang Olimpiade Internasional Kecerdasan Buatan (IOAI) 2026 di Astana, Kazakhstan, 2-8 Agustus 2026. Empat siswa Indonesia berhasil membawa pulang 1 medali emas, 2 medali perak, dan 1 medali perunggu.
Duta Besar Indonesia untuk Kazakhstan dan Tajikistan, Fadjroel Rachman, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian ini. Menurutnya, keberhasilan pelajar Indonesia membuktikan generasi muda Indonesia memiliki potensi besar di bidang teknologi mutakhir, khususnya kecerdasan buatan (AI).
"AI merupakan penggerak utama masa depan bangsa. Prestasi ini juga menunjukkan pentingnya kerja sama Indonesia dengan Kazakhstan dalam bidang pendidikan tinggi dan riset teknologi," kata Fadjroel Rachman, dalam keterangan tertulis, Sabtu, 8 Agustus 2026.
Dubes Fadjroel mengatakan Indonesia dan Kazakhstan memiliki kerja sama yang erat dibidang kecerdasan buatan dan digital. Kedua negara, saling mengirim delegasi, seperti Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia dalam pertemuan internasional Digital Bridge, kunjungan ke universitas Nazabayev University.
Selanjutnya, pengiriman dua delegasi mengikuti The 3rd Game of The Future 2026 di Astana. Memorandum of Understanding antara Kementerian Komunikasi dan Digital Indonesia dan Ministry of Artificial Intelligence and Digital of Kazakhstan akan rampung.
"Ini sedang dalam finalisasi untuk penandatanganan," katanya. Fadjroel berharap keberhasilan empat pelajar tersebut menjadi inspirasi bagi pelajar lain di Tanah Air untuk berinovasi dibidang sains dan teknologi.
"Saya berharap semangat dan hasil ini dapat menginspirasi lebih banyak pelajar Indonesia. Inspirasi untuk berkarya di dunia inovasi sains dan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (artificial intelligence) dan digital," ujar Dubes Fadjroel.
Fadjroel mengatakan capaian tersebut, selain mengharumkan nama bangsa, juga menegaskan komitmen Indonesia dalam mencetak sumber daya unggul yang siap bersaing di era digital. Pelajar Indonesia mampu bersaing dengan 500 peserta terbaik di dunia dalam International Olympiad of Artificial Intelligence dari 106 negara.
"Ini prestasi luar biasa dan hadiah ulang tahun kemerdekaanIndonesia ke-81," ujarnya. IOAI merupakan olimpiade sains internasional terbaru yang dirancang untuk mencetak talenta-talenta muda di bidang AI.
Adapun peraih medali adalah Luvidi Pranawa Alghari dari SMAS Pribadi Beji berhasil membawa pulang medali emas. Peraih medali perak, adalah Matthew Hutama Pramana dengan SMAS Kolose Loyola Semarang dan Nicholas Ardi Tirta SMAS Santa Laurensia Alam Sutera.
Sementara itu perah medali perunggu, Avner Maxwell Lim dari BTB School Pluit. Para siswa didampingi oleh dua pendamping dari Universitas Indonesia, yaitu team leader Muhammad Febrian Rachmadi dan observer Adila Alfa Krisnadhi.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengapresiasi prestasi pelajar berbakat tersebut. Keberhasilan tersebut karena pembinaan yang konsiten oleh Pusat Prestasi Nasional Kemendikdasmen.
"Kemendikdasmen melalui Pusat Prestasi Nasional mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih oleh tim Indonesia. Para murid merupakan hasil pembinaan dan seleksi oleh Pusat Prestasi Nasional Kemendikdasmen," tulis Pusat Prestasi Nasional yang diunggah di instagram.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....