Mengenal "Little Boy", Bom Atom yang Dijatuhkan di Hiroshima

  • 06 Agt 2026 16:36 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Bom atom Hiroshima "Little Boy" menggunakan uranium-235 dengan desain gun-type.
  • Ledakan terjadi setelah dua bagian uranium membentuk massa superkritis dan memicu reaksi fisi berantai.
  • Energi ledakan Hiroshima sekitar 15–16 kiloton TNT, sedangkan bom Nagasaki mencapai sekitar 21 kiloton TNT.

RRI.CO.ID, Jakarta - Bom atom pertama yang digunakan dalam perang dijatuhkan Amerika Serikat di Hiroshima, Jepang, pada 6 Agustus 1945. Bom yang diberi nama Little Boy itu menggunakan uranium-235 sebagai bahan fisil untuk menghasilkan ledakan nuklir.

Di dalam bom Little Boy, uranium-235 dipisahkan menjadi dua bagian yang masing-masing berada di bawah massa kritis. Saat diaktifkan, bahan peledak kimia mendorong satu bagian uranium, menyatu dengan bagian lainnya, dan membentuk massa superkritis.

Kondisi tersebut memicu reaksi fisi berantai dalam waktu sangat singkat yang menghasilkan ledakan nuklir berkekuatan besar. Meski kurang dari satu kilogram uranium benar-benar mengalami fisi, energi yang dihasilkan setara sekitar 15 hingga 16 kiloton TNT.

Mengutip Hiroshima Peace Memorial Museum, ledakan tersebut menghancurkan sebagian besar Kota Hiroshima. Hal itu menjadi salah satu peristiwa paling menentukan dalam sejarah Perang Dunia II.

Bom Little Boy sendiri memiliki desain gun-type. Ini menggunakan propelan kimia jenis cordite untuk menembakkan silinder uranium ke target uranium lainnya di dalam tabung baja.

Mekanisme ini dirancang agar reaksi nuklir baru terjadi ketika kedua bagian uranium bersatu membentuk massa kritis. Tiga hari kemudian, Amerika Serikat menjatuhkan bom atom kedua di Nagasaki.

Mereka menggunakan plutonium-239 dengan desain berbeda, yakni metode implosi. Ledakan bom tersebut menghasilkan energi sekitar 21 kiloton TNT.

Kehancuran yang ditimbulkan bom atom di Nagasaki akhirnya mendorong Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu. Hal tersebut menandai berakhirnya Perang Dunia II.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....