Penggabungan Modul Orion untuk Misi Artemis III Telah Rampung

  • 06 Agt 2026 15:44 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • NASA menggabungkan modul awak dan modul layanan Orion untuk Artemis III.
  • Artemis III akan menguji rendezvous dan docking dengan sistem pendaratan Blue Origin dan SpaceX.
  • Pihaknya mempercepat persiapan misi melalui pemanfaatan kembali komponen dan peningkatan efisiensi.

RRI.CO.ID, Jakarta - NASA menyelesaikan penggabungan modul awak (crew module) dan modul layanan (service module) wahana Orion untuk misi Artemis III. Mengutip NASA, Kamis, 6 Agustus 2026, proses dilakukan di Neil Armstrong Operations and Checkout, Kennedy Space Center.

Modul awak Orion akan membawa astronaut NASA Randy Bresnik, Andre Douglas, dan Frank Rubio. Kemudian, astronaut Badan Antariksa Eropa (ESA) Luca Parmitano.

Sementara itu, modul layanan akan menyediakan tenaga, sistem propulsi, serta dukungan utama selama penerbangan. Artemis III merupakan demonstrasi berawak untuk menguji kemampuan wahana Orion melakukan rendezvous dan docking di orbit rendah Bumi.

Pengujian dilakukan menggunakan versi uji sistem pendaratan komersial yang dikembangkan Blue Origin dan SpaceX. NASA menyebut kemajuan persiapan Artemis III kini melampaui jadwal integrasi yang pernah dicapai pada misi Artemis II.

Setelah kedua modul berhasil digabungkan, tim akan menyalakan sistem wahana Orion untuk pertama kalinya. Tahapan berikutnya meliputi pengujian terpadu seluruh sistem serta penyelesaian pemasangan perangkat keras sebelum wahana dinyatakan siap.

Di sisi lain, persiapan roket Space Launch System (SLS) juga terus dipercepat. Tim NASA telah menyelesaikan inspeksi segmen pendorong roket berbahan bakar padat.

Penyusunan komponen pendorong kini berlangsung di Vehicle Assembly Building. Sementara itu, mesin RS-25 terakhir telah dikirim dari Stennis Space Center untuk dipasang pada tahap inti roket.

Di Marshall Space Flight Center, teknisi telah menyelesaikan proses pengelasan terakhir pada struktur spacer untuk Artemis III. Struktur tersebut kini memasuki tahap inspeksi sebelum perakitan berikutnya.

Pada Artemis III, NASA akan menggunakan non-propulsive spacer sebagai pengganti Interim Cryogenic Propulsion Stage. Penggantian ini dilakukan tanpa mengubah konfigurasi keseluruhan kendaraan peluncur.

NASA juga menerapkan berbagai efisiensi dengan memanfaatkan kembali perangkat keras dari misi sebelumnya. Orion Stage Adapter dan Launch Vehicle Stage Adapter yang sebelumnya digunakan sebagai struktur uji kini telah dimodifikasi.

NASA juga memanfaatkan kembali sejumlah komponen dari kapsul Orion Artemis II untuk misi Artemis III. Langkah ini dilakukan guna menghemat waktu dan biaya produksi.

Selain itu, lebih dari 250 komponen Orion dari Artemis II akan digunakan kembali pada Artemis IV dan Artemis V. Upaya tersebut diharapkan dapat mempercepat persiapan misi-misi Artemis selanjutnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....