Dies Natalies ke-59, Universitas Yarsi Naik ke Peringkat 601 Dunia Versi THE Impact
- 28 Jul 2026 17:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Universitas Yarsi meningkat ke peringkat 601 dunia dalam Times Higher Education (THE) Impact Rankings, naik signifikan dari posisi sebelumnya di kelompok 1.000 besar kemudian 800 besar.
- Rektor Prof. Fasli Jalal menyatakan peningkatan ini mencerminkan penguatan kualitas akademik dan internasionalisasi kampus yang berkelanjutan.
- Capaian peringkat dunia ini merupakan hasil dari berbagai pembenahan dan upaya pengembangan institusi yang dilakukan selama beberapa tahun terakhir.
RRI.CO.ID, Jakarta – Universitas Yarsi mencatat kenaikan signifikan dalam pemeringkatan dunia versi Times Higher Education (THE) Impact Rankings. Kampus tersebut kini berada di peringkat 601 dunia setelah sebelumnya berada pada kelompok 1.000 besar dan kemudian 800 besar.
Rektor Universitas Yarsi, Prof. Fasli Jalal, mengatakan peningkatan peringkat mencerminkan penguatan kualitas akademik dan internasionalisasi kampus. Menurutnya, capaian itu merupakan hasil berbagai pembenahan yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir.
"Alhamdulillah, kita sudah menjadikan Universitas Yarsi sebagai institusi dengan akreditasi tertinggi yaitu Unggul. Ketika saya masuk ada tiga prodi yang unggul, sekarang sudah delapan prodi dan mudah-mudahan segera menjadi sembilan," kata Prof. Fasli dalam sambutannya pada penutupan Dies Natalis ke-59 Universitas Yarsi di Jakarta, Selasa, 28 Juli 2026.
Ia mengatakan, selain peningkatan peringkat dunia, Universitas Yarsi juga telah meraih akreditasi institusi Unggul. Lebih dari dua pertiga program studi juga telah memperoleh akreditasi Unggul.
Bahkan, lanjut dia, Universitas Yarsi kini memiliki tujuh akreditasi internasional. Menurutnya, capaian tersebut memperluas pengakuan terhadap lulusan di tingkat global.
"Prodi-prodi kita ijazahnya sudah bisa dihargai di Eropa, Amerika Utara, hingga Australia. Akreditasi kita tidak lagi hanya lokal, tetapi juga internasional," ujarnya.
Ia menilai peningkatan posisi dalam THE Impact Rankings menunjukkan strategi internasionalisasi mulai membuahkan hasil. Universitas Yarsi juga terus memperluas kolaborasi dengan perguruan tinggi luar negeri dan dunia industri.
Salah satu bentuk penguatan kolaborasi diwujudkan melalui hibah peralatan laboratorium senilai Rp5,9 miliar dari mitra industri. Fasilitas tersebut akan mendukung pengembangan laboratorium, termasuk laboratorium genomik.
Wakil Rektor IV Universitas Yarsi, Prof. Nurul Huda, mengatakan hibah tersebut menjadi bagian dari penguatan kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri. Menurutnya, dukungan fasilitas riset diharapkan meningkatkan kualitas pembelajaran, penelitian, dan inovasi di lingkungan kampus.
"Ini adalah bentuk kemitraan YARSI dengan pihak industri. Nilainya cukup besar, sekitar Rp5,9 miliar," kata Prof. Nurul.
Selain itu, lanjut dia, hibah tersebut akan mendukung pengembangan sejumlah laboratorium di Yarsi, termasuk laboratorium genomik yang saat ini tengah dikembangkan. Dies Natalies ke-59 juga dihadiri berbagai mitra strategis, mulai dari LLDikti, kementerian, sektor perbankan, hingga sejumlah mitra kerja sama lainnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....