NASA Luncurkan Satelit Mini untuk Tingkatkan Akurasi Pemetaan Bumi
- 11 Jul 2026 19:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- NASA meluncurkan satelit mini GRITSS untuk meningkatkan akurasi pemetaan Bumi.
- GRITSS menghubungkan sistem VLBI, GPS, dan Satellite Laser Ranging.
- Teknologi baru mendukung navigasi presisi dan penyempurnaan sistem koordinat global.
RRI.CO.ID, Jakarta - NASA meluncurkan satelit mini seukuran koper pada Selasa, 7 Juli 2026. Peluncuran itu dilakukan dari Vandenberg Space Force Base, California, menggunakan roket SpaceX Transport-17.
Mengutip laman resminya, Sabtu, 11 Juli 2026, satelit Itu dinamakan Geodetic Reference Instrument Transponder for Small Satellites (GRITSS). Satelit berbentuk CubeSat ini dirancang untuk meningkatkan akurasi pemetaan Bumi sekaligus mendukung sistem navigasi presisi.
Misi tersebut akan menguji teknologi baru yang menghubungkan tiga sistem pengamatan geodesi yang selama ini bekerja secara terpisah. Ketiga sistem meliputi jaringan teleskop radio Very Long Baseline Interferometry (VLBI), penerima GPS, serta jaringan Satellite Laser Ranging.
Sistem itu menggunakan laser untuk mengukur jarak satelit dari permukaan Bumi. GRITSS membawa penerima GPS yang dimodifikasi sehingga sinyalnya dapat diterjemahkan ke frekuensi yang dapat dibaca oleh stasiun VLBI.
Satelit ini juga dilengkapi reflektor laser untuk memantulkan kembali sinyal dari jaringan Satellite Laser Ranging. Melalui kombinasi itu, GRITSS akan mengukur hubungan antarsistem secara langsung dan menghasilkan standar pengukuran yang lebih akurat.
Data yang diperoleh diharapkan dapat meningkatkan ketelitian International Terrestrial Reference Frame. Ini merupakan sistem koordinat global yang menjadi acuan dalam ilmu kebumian, pemetaan, dan navigasi presisi.
Pengoperasian teknologi ini di ruang angkasa menghadirkan tantangan tersendiri. Hal tersebut dikarekanakan suhu satelit dapat berubah drastis saat berpindah dari paparan sinar Matahari ke bayangan Bumi.
Terkait hal itu, tim mengembangkan sistem pengendalian termal yang untuk mempertahankan suhu internal satelit dalam rentang satu derajat Celsius. Dengan demikian, akurasi waktu pada instrumen GRITSS tetap stabil hingga tidak berubah lebih dari sepertriliun detik setiap kali mengorbit Bumi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....