NASA Tetapkan Rencana Liputan Peluncuran Astronot Anil Menon ke ISS
- 10 Jul 2026 09:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Anil Menon berangkat ke ISS pada 14 Juli 2026 menggunakan wahana Soyuz MS-29 bersama kosmonaut Pyotr Dubrov dan Anna Kikina.
- Mereka akan bergabung dengan kru Ekspedisi 74/75 selama sekitar delapan bulan.
RRI.CO.ID, Jakarta – NASA menetapkan jadwal peluncuran astronaut Anil Menon menuju Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada Selasa, 14 Juli 2026. Menon akan terbang menggunakan wahana Soyuz MS-29 milik Roscosmos dari Kosmodrom Baikonur, Kazakhstan.
Dua kosmonaut Rusia, Pyotr Dubrov dan Anna Kikina juga turut menemani Menon. Peluncuran dijadwalkan berlangsung pukul 10.47 EDT atau 19.47 waktu Baikonur.
Soyuz MS-29 akan menempuh perjalanan sekitar tiga jam dengan dua kali mengorbit Bumi. Kemudian, wahana itu dijadwalkan merapat secara otomatis ke modul Prichal ISS pada pukul 13.56 EDT.
Ketiganya kemudian akan bergabung dengan kru Ekspedisi 74 yang telah berada di laboratorium antariksa tersebut. Yakni Jessica Meir, Jack Hathaway, Chris Williams (NASA), Sophie Adenot (ESA), Sergey Kud-Sverchkov, Sergei Mikaev, dan Andrey Fedyaev (Roscosmos).
Misi ini menjadi penerbangan antariksa pertama bagi Anil Menon. Sedangkan, bagi Dubrov dan Kikina masing-masing menjalani misi keduanya.
Mereka dijadwalkan berada di ISS selama sekitar delapan bulan sebagai bagian dari Ekspedisi 74/75. Kemudian, mereka dijadwalkan kembali ke Bumi pada April 2027.
Selama di sana, Menon akan menjalankan penelitian ilmiah dan demonstrasi teknologi untuk mendukung eksplorasi manusia di antariksa. Salah satunya menyempurnakan produksi kristal semikonduktor di lingkungan mikrogravitasi guna mendukung pembuatan komponen komputer berperforma tinggi.
Ia juga akan menguji metode ultrasonografi berbasis augmented reality dan AI. Penelitian itu diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada dukungan medis dari Bumi dalam misi antariksa masa depan.
Selain itu, Menon akan menjadi subjek penelitian mengenai perubahan aliran darah di ruang angkasa. Ia juga akan menguji teknologi bioprinting jaringan pembuluh darah untuk mendukung riset penuaan dan pengembangan terapi medis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....