Teleskop Luar Angkasa Euclid Milik ESA Temukan Kuasar Tertua di Alam Semesta

  • 08 Jul 2026 16:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Euclid temukan 31 quasar tertua, termasuk dua yang berasal dari 670 juta tahun pertama setelah Big Bang.
  • Quasar purba membantu ilmuwan mempelajari pembentukan galaksi dan lubang hitam pertama di alam semesta.

RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Antariksa Eropa (ESA) bersama NASA berhasil menemukan 31 quasar tertua yang pernah terdokumentasi. Penemuan itu dilakukan melalui teleskop luar angkasa Euclid. T

Mengutip NASA, Rabu, 8 Juli 2026, terdapat dua quasar tertua yang pernah diamati. Keduanya diprediksi berasal dari masa ketika usia alam semesta baru sekitar lima persen dari usianya saat ini.

Hasil penelitian tersebut dipublikasikan dalam jurnal Astronomy & Astrophysics. Quasar merupakan objek yang terbentuk ketika gas dan debu dalam jumlah sangat besar jatuh ke lubang hitam supermasif.

Material tersebut berputar mengelilingi lubang hitam sebelum akhirnya masuk ke dalamnya. Proses itu menghasilkan panas, hingga jutaan derajat akibat gaya gravitasi dan gesekan yang sangat kuat.

Energi yang dilepaskan membuat quasar memancarkan cahaya yang sangat terang. Meski demikian, quasar purba sulit ditemukan karena cahayanya sangat redup setelah menempuh perjalanan miliaran tahun menuju Bumi.

Dari 31 quasar yang ditemukan, sebanyak 12 di antaranya berasal dari 770 juta tahun pertama setelah terbentuknya alam semesta. Sementara itu, dua quasar tertua diperkirakan terbentuk sekitar 670 juta tahun setelah Dentuman Besar atau Big Bang.

Cahayanya diperkirakan menempuh perjalanan sekitar 13 miliar tahun cahaya sebelum mencapai Bumi. Para astronom meyakini pengamatan terhadap quasar-quasar purba ini dapat membantu mengungkap proses pembentukan galaksi dan lubang hitam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....