Cuaca Buruk Kembali Tunda Peluncuran Misi Perbaiki Orbit Teleskop Swift NASA
- 01 Jul 2026 23:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Cuaca buruk kembali menunda peluncuran wahana robotik LINK milik Katalyst Space.
- LINK akan meningkatkan orbit Observatorium Neil Gehrels Swift milik NASA.
- Peluncuran berikutnya ditargetkan berlangsung pada 2 Juli dari Atol Kwajalein.
RRI.CO.ID, Jakarta - Peluncuran wahana robotik LINK milik Katalyst Space kembali ditunda akibat cuaca buruk. Misi ini dirancang untuk meningkatkan orbit Observatorium Neil Gehrels Swift milik NASA yang terus mengalami penurunan ketinggian.
Peluncuran semula dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 1 Juli 2026 waktu setempat. Namun, kondisi cuaca yang tidak mendukung memaksa tim misi menunda proses peluncuran.
Upaya peluncuran berikutnya dijadwalkan paling cepat pada Kamis, 2 Juli 2026. Roket Pegasus XL milik Northrop Grumman akan membawa wahana LINK dari Atol Kwajalein di Kepulauan Marshall.
Jika berhasil, LINK akan melakukan layanan robotik di orbit dengan mendorong Observatorium Neil Gehrels Swift ke ketinggian yang lebih aman. Misi ini diharapkan dapat memperpanjang masa operasional teleskop antariksa tersebut.
Swift sendiri bertugas mengamati ledakan sinar gamma dan fenomena berenergi tinggi di alam semesta. “Swift adalah alat serbaguna NASA dalam mempelajari alam semesta,” kata S. Bradley Cenko, peneliti utama Swift di Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard NASA di Greenbelt, Maryland.
Atmosfer Bumi menimbulkan hambatan pada semua pesawat ruang angkasa di orbit Bumi rendah. Ini secara bertahap mengurangi ketinggiannya jika mereka tidak memiliki sistem propulsi untuk menangkal efek tersebut.
Gelombang aktivitas matahari yang meningkat baru-baru ini memperbesar dampak ini terhadap Swift, yang diluncurkan pada November 2004. Alih-alih membiarkan Swift kembali memasuki atmosfer, NASA memanfaatkan kesempatan ini untuk memajukan industri layanan satelit komersial AS.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....