LPDP Buka Pendaftaran Beasiswa Tahap II 2026, Fokus Cetak Talenta STEM
- 29 Jun 2026 22:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) resmi membuka pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026 mulai 30 Juni 2026 hingga 31 Juli 2026.
- Program ini diperuntukkan bagi masyarakat yang ingin melanjutkan studi magister dan doktor, baik di dalam maupun luar negeri.
RRI.CO.ID, Jakarta - Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) resmi membuka pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026 mulai 30 Juni 2026 hingga 31 Juli 2026. Program ini diperuntukkan bagi masyarakat yang ingin melanjutkan studi magister dan doktor, baik di dalam maupun luar negeri.
Direktur Utama LPDP, Yon Arsal, mengatakan seleksi tahap II tahun ini tetap diarahkan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045. Menurutnya, sebagian besar penerima beasiswa akan diprioritaskan pada bidang sains dan teknologi.
“Target yang dicanangkan kementerian dan arahan Presiden kita laksanakan dengan tegak lurus. Minimal 80 persen penerima beasiswa diarahkan ke bidang STEM atau Science, Technology, Engineering, dan Mathematics,” kata Yon dalam media briefing di Jakarta, Senin, 29 Juni 2026.
Yon menjelaskan LPDP membuka beragam program beasiswa tahap II, mencakup STEM, SHARE, Keolahragaan, Akselerasi Universitas Unggulan, dan Talenta Riset Nasional. Seluruh program tersebut disiapkan untuk mendukung pengembangan SDM unggul melalui pendidikan magister, doktor, dan riset berbasis inovasi.
Sementara, Direktur Beasiswa LPDP, Dwi Larso, mengatakan LPDP melonggarkan persyaratan seleksi Tahap II 2026 dengan menghapus kewajiban sertifikat bahasa Inggris bagi pemegang LoA Unconditional. Kebijakan tersebut diharapkan mempermudah akses pendaftar yang telah diterima tanpa syarat di perguruan tinggi tujuan studi.
“Kami merasa kalau anak sudah mendapatkan LoA terutama di luar negeri, berarti mereka sudah melewati saringan bahasa. Sehingga kita relakskan aturan bahasa,” kata Dwi.
LPDP menerima sertifikat kemampuan bahasa Inggris dari pusat bahasa perguruan tinggi bagi pelamar tertentu yang belum memiliki LoA. Kebijakan tersebut diharapkan memperluas akses pendaftaran sekaligus mengurangi beban biaya persyaratan seleksi beasiswa bagi calon peserta.
“Kami juga tidak ingin banyak orang harus membayar tes bahasa yang mahal. Tetapi akhirnya tidak mendapatkan beasiswa,” katanya.
Selain melakukan relaksasi persyaratan, LPDP juga menambah daftar universitas unggulan dari sebelumnya 17 menjadi 31 perguruan tinggi. Sebanyak 17 universitas terbuka untuk seluruh program studi, sedangkan 14 universitas lainnya dikhususkan bagi bidang STEM.
Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026 dibuka 30 Juni hingga 31 Juli, dilanjutkan rangkaian seleksi berjenjang hingga November. Penerima Beasiswa LPDP Tahap II 2026 dijadwalkan mulai menempuh perkuliahan pada Januari 2027 setelah dinyatakan lolos seleksi akhir.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....