Mendiktisaintek: Kampus Siapkan Riset Siap Pakai untuk Kementerian Pertanian

  • 27 Jun 2026 10:48 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Mendiktisaintek: Kampus Siapkan Riset Siap Pakai untuk Kementerian Pertanian
  • tindak lanjut ajakan Mentan Andi Amran Sulaiman agar inovasi kampus dapat langsung dimanfaatkan
  • Amram menjelaskan beberapa kerjasama Kementan dengan beberapa kampus khusunya di sektor pertanian

RRI.CO.ID, Jakarta – Mendiktisaintek Prof. Brian Yuliarto mengatakan perguruan tinggi akan menginventarisasi berbagai hasil riset yang siap dihilirisasi untuk mendukung Kementan. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut ajakan Mentan Andi Amran Sulaiman agar inovasi kampus dapat langsung dimanfaatkan.

Brian mengatakan Mentan telah menyampaikan berbagai capaian sektor pertanian sekaligus kebutuhan inovasi yang harus dikembangkan. Seperti swasembada bawang putih, gandum, hingga berbagai teknologi pendukung pertanian modern.

"Pak Menteri menyampaikan keinginan yang sangat kuat agar pihak universitas, perguruan tinggi kita ditantang semua oleh Pak Mentan. Penelitian-penelitian apa yang sudah berjalan dan siap untuk dihilirkan," kata Brian saat acara Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026 di Jakarta, Sabtu, 27 Juni 2026.

Menurut Brian, tantangan tersebut tidak hanya menyasar pengembangan benih unggul. Tetapi juga produk pendukung seperti perangkat elektronika, alat pertanian, hingga teknologi *precision agriculture.

"Beberapa produk-produk pendukung pertanian, elektronika, alat-alat pertanian, alat-alat modern precision agriculture dan sebagainya. Pak Mentan meminta daftar produk-produk dari perguruan tinggi yang siap didukung oleh Kememtan untuk dihilirisasikan maupun langsung dibeli," ujarnya.

Brian menilai komitmen Kementerian Pertanian menjadi peluang besar bagi perguruan tinggi untuk mempercepat pemanfaatan hasil penelitian. Tujuannya, agar bisa memberikan dampak langsung bagi masyarakat dan sektor produksi nasional.

"Jadi ini suatu kolaborasi yang luar biasa. Pak Menteri Pertanian sangat terbuka, sangat menunggu produk-produk perguruan tinggi," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menyatakan kesiapan Kementerian Pertanian mendukung hilirisasi hasil riset perguruan tinggi. Hal tersebut dilakukan guna mempercepat swasembada pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian nasional.

Komitmen tersebut disampaikan Amran dalam Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026 di Jakarta, Sabtu 27 Juni 2026. Menurutnya, kolaborasi dengan perguruan tinggi akan terus diperkuat melalui pemanfaatan berbagai inovasi yang telah dihasilkan kampus.

"Hari ini kita akan kolaborasi ke depan, kita akan tingkatkan kolaborasi yang selama ini telah dibangun. Contoh kami dengan ITB, ada bibit padi unggul dari ITB kami beli Rp250 miliar," kata Amram saat acara Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026 di Jakarta, Sabtu, 27 Juni 2026.

Amram menjelaskan beberapa kerjasama Kementan dengan beberapa kampus khusunya di sektor pertanian. "Kemudian ITS ada traktor dan alat panjat kelapa, Unhas juga ada bibit ayam dan jagung, Andalas gambir, kemudian rencana Lampung ubi, UGM juga demikian," ujar Amran.

Ia menjelaskan, berbagai inovasi tersebut dinilai mampu mendorong lompatan produktivitas sektor pertanian. Salah satunya melalui pengembangan varietas unggul yang menghasilkan produksi jauh lebih tinggi dibanding rata-rata nasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....