Unit Fabrikasi Eksperimental NASA Dorong Inovasi Pesawat Masa Depan

  • 23 Jun 2026 09:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Unit fabrikasi NASA ubah desain jadi perangkat siap pakai.
  • Dukung riset pesawat, termasuk teknologi otonom.
  • Gunakan teknologi manufaktur modern dan presisi tinggi.
  • Berperan dalam edukasi STEM dan pengembangan talenta muda.

RRI.CO.ID, Jakarta - NASA terus mendorong inovasi penerbangan melalui Experimental Fabrication Branch di Armstrong Flight Research Center. Unit ini berperan mengubah konsep rekayasa menjadi perangkat keras siap pakai untuk pesawat riset dan pengembangan teknologi.

Dilansir dari laman NASA, Selasa, 23 Juni 2026, sebagai pusat manufaktur dan perbaikan, tim ini menangani berbagai proses. Seperti machining presisi, pembentukan logam, pengelasan, hingga manufaktur aditif dan komposit.

Keahlian tersebut memungkinkan mereka menciptakan komponen khusus, prototipe cepat, serta struktur penting. Ini memenuhi standar keselamatan dan performa tinggi NASA.

Experimental Fabrication juga mendukung berbagai proyek riset. Termasuk pengembangan sensor AIRVUE (Airborne Instrumentation for Real-world Video of Urban Environments) untuk penelitian penerbangan otonom.

Selain itu, unit ini turut berkontribusi pada edukasi STEM dengan terlibat dalam kompetisi robotika lokal. Para teknisi membantu memperbaiki robot siswa sekaligus memperkenalkan teknik manufaktur canggih, membuka wawasan tentang karier di bidang kedirgantaraan.

Mereka menggunakan dukungan perangkat lunak seperti Pro E/Creo, MasterCam, dan SolidWorks. Dengan semua perangkat itu, tim mampu mempercepat proses dari desain hingga produksi.

Proyek terbaru mereka berupa pembuatan model sayap canggih. Mereka juga tengah mengembangkan lantai pesawat ringan khusus.

Tim menggunakan dukungan perangkat lunak seperti Pro E/Creo, MasterCam, dan SolidWorks. Dengan semua perangkat itu, tim mampu mempercepat proses dari desain hingga produksi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....