Hubble Tangkap Momen Langka: Tabrakan antara Dua Gugus Galaksi
- 19 Jun 2026 15:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Teleskop Hubble mengamati penggabungan dua gugus galaksi CL0016+1609/MACS J0018.5+1626 yang terlihat sangat terang pada sinar-X.
- Data Hubble membantu ilmuwan memetakan distribusi materi gelap melalui efek pelensaan gravitasi.
- Program RELICS menemukan ratusan kandidat galaksi jauh yang terdistorsi oleh gugus ini, membantu studi struktur awal alam semesta.
RRI.CO.ID, Jakarta - Teleskop Hubble menangkap fenomena kosmik langka berupa penggabungan dua gugus galaksi dalam satu sistem. Mengutip NASA, keduanya bernama CL0016+1609 atau MACS J0018.5+1626.
Gugus ini merupakan salah satu yang paling terang pada panjang gelombang sinar-X. Mereka juga telah lama menjadi objek penelitian penting dalam astronomi.
Pengamatan sinar-X sebelumnya menunjukkan, objek ini sebenarnya terdiri dari dua gugus galaksi yang sedang bertabrakan. Keduanya tengah bergabung sepanjang garis pandang Bumi.
Para peneliti kemudian meminta waktu observasi menggunakan kamera Advanced Camera for Surveys milik Hubble. Mereka bertujuan memetakan distribusi materi gelap di dalam gugus tersebut.
Meskipun tidak dapat terlihat langsung, materi gelap dapat dideteksi melalui efek pelensaan gravitasi terhadap cahaya dari galaksi di belakangnya. Data tambahan juga diperoleh dari Wide Field Camera 3 melalui program RELICS (Reionization Lensing Cluster Survey).
| Baca juga: NASA Resmi Umumkan Nama Awak Artemis III |
Program ini mengamati 46 gugus galaksi masif untuk mencari galaksi jauh yang diperbesar oleh efek lensa gravitasi. Para ilmuwan menemukan sekitar 300 kandidat galaksi jauh dengan pergeseran merah tinggi yang terdistorsi oleh pelensaan gravitasi.
Beberapa lengkungan cahaya tipis juga terlihat di sekitar galaksi elips besar di pusat gambar, menandakan adanya galaksi latar belakang yang sangat jauh. Studi ini juga membantu memahami peran materi gelap dalam membentuk struktur besar kosmos.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....