Teleskop Webb Temukan Metana di Komet Antarbintang 3I/ATLAS
- 02 Jun 2026 15:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- NASA melalui James Webb Space Telescope mendeteksi gas metana pada komet antarbintang 3I/ATLAS.
- Kandungan metana dan karbon dioksida yang tinggi menunjukkan komet ini terbentuk di lingkungan yang sangat berbeda dari tata surya.
- Produksi gas menurun saat komet menjauh dari Matahari, dengan air menjadi yang paling cepat berkurang.
RRI.CO.ID, Jakarta - NASA kembali mencatat temuan penting melalui James Webb Space Telescope dalam pengamatan komet antarbintang 3I/ATLAS. Teleskop ini berhasil mendeteksi jejak kimia berupa gas metana menggunakan instrumen inframerah MIRI.
Pengamatan dilakukan dalam dua waktu berbeda pada Desember, saat komet bergerak menjauhi Matahari setelah melintasi titik terdekatnya. Pada pengamatan pertama, komet berada sekitar 329 juta kilometer dari Matahari.
Sementara pada pengamatan kedua, jaraknya meningkat menjadi sekitar 379 juta kilometer. Untuk pertama kalinya, metana terdeteksi secara langsung pada objek antarbintang.
Para ilmuwan menjelaskan bahwa metana bersifat sangat mudah menguap dari es menjadi gas. Kemunculan metana yang tertunda menunjukkan bahwa gas tersebut kemungkinan tersembunyi di bawah permukaan komet.
Lapisan es bagian dalam baru melepaskan metana setelah terpapar panas Matahari. Selain itu, komet 3I/ATLAS juga diketahui kaya akan karbon dioksida dalam jumlah yang tidak biasa.
Perbandingan kandungan gas ini berbeda jauh dibandingkan komet yang berasal dari tata surya. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa komet ini terbentuk di lingkungan yang sangat berbeda.
Seiring komet menjauh dari Matahari, produksi gas juga menurun secara signifikan, terutama air. Instrumen pada Webb memungkinkan ilmuwan mengidentifikasi jenis gas sekaligus memetakan distribusinya di sekitar inti komet.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....