Koalisi Global Menguat, NASA Dorong Eksplorasi Bulan lewat Artemis Accords

  • 22 Mei 2026 13:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Lokakarya Artemis Accords di Peru membahas koordinasi misi Bulan, termasuk isu keselamatan, interoperabilitas, dan mitigasi sampah antariksa.
  • Jumlah negara penandatangan Artemis Accords bertambah menjadi 67, menunjukkan dukungan global terhadap eksplorasi antariksa.

RRI.CO.ID, Lima - Amerika Serikat melalui NASA berpartisipasi dalam lokakarya Artemis Accords yang digelar di Lima, Peru. Hal ini seiring meningkatnya jumlah negara yang bergabung dalam kesepakatan eksplorasi antariksa tersebut.

Kegiatan ini berlangsung setelah Latvia, Yordania, Maroko, Malta, Irlandia, dan Paraguay, resmi menandatangani Artemis Accords. Melansir laman NASA, Jumat, 22 Mei 2026, total anggota Artemis Accords kini mencapai 67 negara.

Administrator NASA, Jared Isaacman, menyebut peningkatan jumlah penandatangan menunjukkan momentum global yang kuat dalam mendukung program Artemis. Menurutnya, kolaborasi antarnegara akan menjadi kunci dalam mewujudkan kehadiran manusia secara berkelanjutan di Bulan.

Lokakarya itu berlangsung pada 13–14 Mei 2026. Turut hadir perwakilan NASA dan Departemen Luar Negeri AS, bersama delegasi dari 30 negara.

Mereka terlibat dalam diskusi teknis serta simulasi operasi di lingkungan Bulan yang kompleks. Termasuk isu non-interferensi, interoperabilitas, hingga mitigasi sampah antariksa.

Peru menjadi tuan rumah untuk pertama kalinya di kawasan Amerika Selatan, dengan tujuan meningkatkan partisipasi regional. Seluruh negara penandatangan di Amerika Selatan turut ambil bagian dalam forum tersebut, baik secara langsung maupun virtual.

Dalam pertemuan tersebut, komunitas Artemis Accords juga meninjau rencana misi pendaratan dan orbit Bulan dari masing-masing negara. Dalam 18 bulan ke depan, diperkirakan lebih dari selusin misi pendaratan Bulan dilaksanakan, sehingga koordinasi antarnegara menjadi penting.

Artemis Accords sendiri pertama kali diluncurkan pada 2020 oleh Amerika Serikat bersama tujuh negara mitra. Kesepakatan ini menekankan prinsip eksplorasi antariksa yang damai, transparan, serta bertanggung jawab.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....