Indonesia Jadi Negara Pertama yang Terapkan Roblox Kids dan Roblox Select

  • 31 Mei 2026 11:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Roblox meluncurkan sistem akun berbasis usia untuk pengguna di bawah 16 tahun di Indonesia.
  • Roblox menghadirkan dua jenis akun baru, yaitu Roblox Kids untuk pengguna usia 5 hingga 12 tahun dan Roblox Select untuk usia 13 hingga 15 tahun.
  • Pengguna anak dan remaja akan mendapat pembatasan konten, fitur chat, serta pengawasan orang tua.
  • Roblox menghadirkan verifikasi usia dan sistem moderasi baru demi meningkatkan keamanan anak di ruang digital.

RRI.CO.ID, Jakarta - Indonesia menjadi negara pertama yang menerapkan sistem akun Roblox berbasis usia bagi pengguna di bawah 16 tahun. Kebijakan baru ini dihadirkan untuk memperkuat perlindungan anak saat menggunakan platform digital dan bermain game daring.

Langkah tersebut merupakan bagian dari kerja sama Roblox dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Kebijakan ini juga disebut sejalan dengan penerapan Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP TUNAS).

Melalui pembaruan tersebut, Roblox menghadirkan dua jenis akun baru. Roblox Kids untuk pengguna usia 5 hingga 12 tahun dan Roblox Select untuk usia 13 hingga 15 tahun.

Setiap akun memiliki pembatasan akses konten serta fitur komunikasi. Pembatasan tersebut disesuaikan dengan kelompok usia pengguna.

Pengguna Roblox Kids hanya dapat mengakses game dengan kategori konten ringan dan fitur chat dinonaktifkan secara otomatis. Sementara, pengguna Roblox Select dapat mengakses game dengan kategori lebih luas, namun fitur komunikasi tetap dibatasi dan memerlukan pengawasan.

Chief Safety Officer Roblox, Matt Kaufman, mengatakan pembaruan dibuat agar anak-anak memperoleh pengalaman bermain yang lebih aman. Pendekatan tersebut dinilai penting dalam menciptakan lingkungan digital yang aman dan bertanggung jawab.

Selain Indonesia, fitur serupa juga mulai diterapkan di Selandia Baru, Australia, dan Belanda. Nantinya fitur ini juga akan diperluas ke berbagai negara lain dalam beberapa bulan mendatang.

Sistem baru Roblox menggabungkan verifikasi usia, pembatasan akses konten, moderasi platform, hingga kontrol orang tua. Dikelola dalam satu sistem perlindungan digital.

Pengguna dapat melakukan pemeriksaan usia menggunakan identitas resmi. Atau teknologi estimasi usia wajah melalui kamera perangkat.

Roblox menyebut seluruh gambar dan video yang digunakan dalam proses verifikasi akan dihapus, setelah pemeriksaan selesai. Tujuannya untuk menjaga privasi pengguna. Selama masa transisi, Roblox masih menggunakan usia yang diinput pengguna untuk menentukan katalog game yang dapat diakses.

Platform tersebut juga menerapkan sistem evaluasi berlapis terhadap konten yang tersedia untuk pengguna muda. Game akan melalui proses moderasi otomatis dan peninjauan manual, termasuk pengawasan terhadap laporan pelanggaran dari pengguna.

Beberapa kategori konten tertentu, seperti tema sensitif dan ruang sosial bebas, hanya dapat diakses berusia 16 tahun ke atas. Roblox juga akan menggunakan sistem rating berdasarkan standar International Age Rating Coalition (IARC), termasuk klasifikasi IGRS.

Selain itu, orang tua dapat memantau dan membatasi akses anak terhadap game tertentu melalui akun orang tua yang ditautkan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan anak saat beraktivitas di ruang digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....