Artemis III Disiapkan, NASA Sebut Ini Misi Terompleks sebelum Kembali ke Bulan

  • 14 Mei 2026 12:48 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • NASA menyiapkan Artemis III sebagai uji rendezvous dan docking antara Orion dengan wahana Blue Origin dan SpaceX.
  • Misi ini akan melibatkan peluncuran multiwahana menggunakan SLS dengan komponen baru “spacer”.
  • Artemis III dilakukan untuk menguji sistem penting untuk mendukung pendaratan manusia di Kutub Selatan Bulan pada Artemis IV.

RRI.CO.ID, Jakarta - NASA tengah mematangkan rencana awal misi Artemis III. Misi ini dijadwalkan berlangsung tahun depan di orbit Bumi.

Artemis III merupakan uji rendezvous-docking antara Orion NASA dengan wahana pendarat komersial dari Blue Origin dan SpaceX. Langkah ini diambil setelah NASA mengumumkan penambahan satu misi sebelum pendaratan manusia di wilayah Kutub Selatan Bulan.

Pejabat NASA, Jeremy Parsons, menyebut Artemis III sebagai salah satu misi paling kompleks yang pernah dijalankan. Menurutnya, untuk pertama kalinya NASA akan mengoordinasikan peluncuran dengan melibatkan beberapa wahana.

Misi ini, menurutnya, juga dirancang untuk memperkuat kolaborasi dengan berbagai mitra. Setelah itu, pihaknya akan mengirimkan astronot ke permukaan Bulan pada misi Artemis IV.

Roket Space Launch System (SLS) akan meluncurkan wahana Orion dari Kennedy Space Center di Florida dengan empat awak. Berbeda dari misi sebelumnya, NASA akan menggunakan komponen “spacer” sebagai pengganti tahap atas roket.

Komponen ini berfungsi meniru dimensi dan massa tanpa kemampuan propulsi. Pengembangan komponen ini saat ini berlangsung di Marshall Space Flight Center, Alabama.

Setelah mencapai orbit, modul layanan Orion akan membantu menstabilkan orbit di ketinggian rendah Bumi. Skema orbit ini dinilai meningkatkan peluang keberhasilan misi karena memberikan fleksibilitas jadwal peluncuran bagi setiap elemen.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....