Kru Simulasi Mars NASA Terisolasi Selama 200 Hari, Uji Ketahanan di Habitat CHAPEA
- 08 Mei 2026 10:47 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Misi simulasi Mars CHAPEA telah memasuki hari ke-200, menguji ketahanan kru dalam isolasi, keterbatasan sumber daya, dan gangguan komunikasi di Johnson Space Center.
- Kru menjalankan berbagai tugas mandiri, mulai dari operasi robotik hingga bercocok tanam, sebagai bagian dari riset penting untuk mendukung misi jangka panjang manusia ke Mars.
RRI.CO.ID, Jakarta – NASA melaporkan misi simulasi Mars melalui program CHAPEA telah memasuki hari ke-200 dari total 378 hari. Mengutip laman resimnya, Jumat 8 Mei 2026, misi ini berlangsung di habitat cetak 3D di Johnson Space Center.
Empat kru yang terlibat dalam misi ini yakni Ross Elder sebagai komandan, Ellen Ellis sebagai petugas medis. Kemudian, Matthew Montgomery sebagai petugas sains, dan James Spicer sebagai insinyur penerbangan.
Mereka telah berada di dalam habitat sejak Oktober tahun lalu. Keempatnya dijadwalkan menyelesaikan misi pada akhir Oktober mendatang.
Menurut Ellen Ellis, pencapaian selama 200 hari ini menunjukkan ketangguhan kru dalam menghadapi tantangan serta meningkatkan efisiensi kerja. Sementara itu, James Spicer menegaskan bahwa motivasi utama mereka adalah kontribusi eksplorasi luar angkasa jangka panjang NASA.
Saat ini, kru tengah menjalani simulasi gangguan komunikasi selama dua pekan. Kondisi ini meniru kondisi saat Mars berada di balik Matahari sehingga komunikasi dengan Bumi terputus.
Dalam situasi ini, kru harus menjalankan misi secara mandiri dengan prosedur yang telah direncanakan. Mereka telah melakukan operasi robotik, pemeliharaan habitat, hingga menanam tanaman di dalam ruang seluas sekitar 1.700 kaki persegi.
Mereka juga menghadapi berbagai keterbatasan. Mulai dari suplai terbatas, keterlambatan komunikasi, hingga simulasi kerusakan peralatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....