Perkuat Resiliensi Bencana, UNJ Kembangkan Teknologi Energi Surya Portabel

  • 22 Apr 2026 14:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Tim Dosen Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta (UNJ) mengembangkan teknologi energi surya portabel.
  • Inovasi ini ditujukan mendukung penanganan bencana di berbagai wilayah di Indonesia.
  • Teknologi yang dikembangkan berupa Portable Battery Energy Storage System berbasis panel surya.

RRI.CO.ID, Jakarta - Tim Dosen Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta (UNJ) mengembangkan teknologi energi surya portabel. Inovasi ini ditujukan mendukung penanganan bencana di berbagai wilayah di Indonesia.

Teknologi yang dikembangkan berupa Portable Battery Energy Storage System berbasis panel surya. Sistem ini mampu mengubah dan menyimpan energi matahari menjadi listrik.

Inovasi hasil kolaborasi dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Pusat Muhammadiyah ini dirancang sebagai solusi cepat saat kondisi darurat. Hal itu lantaran, ketersediaan listrik menjadi kebutuhan penting dalam penanganan bencana.

Ketua pengabdian masyarakat, Bagus Anggraini mengatakan, perangkat Portable BESS memiliki keunggulan portabel dan ramah lingkungan. Portabesl BESS ini memiliki kapasitas mencapai 720 Wh dan 150 Wh dantidak bergantung pada bahan bakar fosil.

Selain itu, lanjut dia, perangkat ini dapat digunakan untuk penerangan dan pengisian perangkat komunikasi. Bahkan, teknologi ini dapat mendukung operasional relawan di lokasi bencana.

“Dalam kondisi darurat, kebutuhan energi menjadi sangat penting bagi relawan. Teknologi ini membantu meningkatkan kemandirian dan respons penanganan,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu, 22 April 2026.

Perangkat Portable BESS rencananya akan dihibahkan kepada MDMC. Langkah ini untuk mendukung operasional penanganan bencana di berbagai daerah.

Selain inovasi teknologi, kegiatan ini meningkatkan kapasitas relawan dalam pemanfaatan energi mandiri. Hal ini penting untuk menghadapi keterbatasan infrastruktur saat bencana.

Program ini didukung pendanaan dari LPDP melalui Program EQUITY. Inisiatif ini juga mendukung pengembangan energi bersih berkelanjutan.

Pengembangan ini diharapkan memperkuat ketahanan bencana nasional. Pemanfaatan energi surya menjadi langkah strategis menuju masa depan berkelanjutan.

Tim dosen yang terlibat antara lain Bagus Anggraini, Akhmad Saufan, Waradzi Mustakim, dan Radimas Putra Muhammad Davi Labib. Selain itu, Muhammad Fatihuddin dan Reza Febriano Armas turut berkontribusi dalam kegiatan ini.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Chairul Hudaya dari Universitas Indonesia. Turut hadir M. Abdoel Malik Rizal dari MDMC PP Muhammadiyah sebagai pembicara.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....