Roket SLS NASA Siap Dikirim, Langkah Penting menuju Misi Artemis III
- 14 Apr 2026 19:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- NASA akan mengirim bagian utama roket Space Launch System ke Kennedy Space Center sebagai tahap krusial persiapan peluncuran.
- Roket SLS akan mengangkut astronaut dengan Orion spacecraft dalam misi Artemis III yang dijadwalkan meluncur pada 2027.
RRI.CO.ID, Jakarta – NASA akan memindahkan bagian terbesar roket Space Launch System (SLS) untuk misi berawak kedua Artemis. Pemindahan ini dilakukan dari fasilitas perakitan Michoud di New Orleans pada 20 April 2026 mendatang.
Bagian ini mencakup sekitar empat perlima tahap inti roket. Di antaranya terdiri dari tangki hidrogen cair, tangki oksigen cair, intertank, dan forward skirt.
Tahap roket tersebut akan diangkut menggunakan kapal Pegasus menuju Kennedy Space Center di Florida, Amerika Serikat. Selama proses pemindahan, awak media akan diberi kesempatan untuk mendokumentasikan momen ini.
Awak media juga diundang untuk mendengarkan keterangan dari pimpinan NASA dan mitra industry. Mereka akan berdialog dengan para ahli dan pihak terkait program Artemis.
Namun, kegiatan ini hanya terbuka bagi media Amerika Serikat yang telah mendaftar dan memperoleh akreditasi sebelumnya. Setibanya di Kennedy Space Center, tim teknis akan menyelesaikan proses integrasi dan pemasangan tahap inti.
Kemudian, mereka akan menyerahkan tahap roket kepada program Exploration Ground Systems untuk persiapan perakitan dan peluncuran. Tahap mesin SLS untuk misi Artemis III sebelumnya telah dipindahkan ke Vehicle Assembly Building pada Juli 2025.
Sementara itu, empat mesin utama RS-25 dijadwalkan tiba dari Stennis Space Center paling lambat Juli 2026. Diketahui, Roket SLS dengan empat mesin RS-25 mampu menghasilkan daya dorong lebih dari 2 juta pon.
Roket ini akan digunakan untuk membawa astronaut dengan wahana Orion spacecraft dalam misi Artemis III. Misi Artemis III sendiri dijadwalkan meluncur pada 2027, setelah keberhasilan uji terbang berawak Artemis II yang mengelilingi Bulan.
Pembangunan dan perakitan tahap inti SLS merupakan hasil kolaborasi NASA. Badan ini menggandeng Boeing sebagai kontraktor utama serta L3Harris Technologies untuk mesin RS-25.
Melalui misi Artemis III, NASA akan menguji kemampuan rendezvous dan docking di orbit Bumi antara Orion dan wahana komersial. Misi ini akan menjadi bagian dari persiapan pendaratan manusia di Bulan pada 2028 mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....