Artemis II akan Memasuki Atmosfer Bumi dengan Kecepatan 38 Ribu Kilometer per Jam
- 10 Apr 2026 13:22 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kapsul Orion pada misi Artemis II akan memasuki atmosfer Bumi dengan kecepatan sekitar 38.367 km/jam.
- NASA mengandalkan perisai panas berbahan Avcoat yang mampu menahan suhu hingga 2.760°C.
RRI.CO.ID, Jakarta - Misi Artemis II NASA memasuki fase paling krusial. Kapsul Orion dijadwalkan kembali ke Bumi pada Jumat, 10 April 2026.
Pesawat luar angkasa itu akan memasuki atmosfer dengan kecepatan hampir 38.367 kilometer per jam. Perjalanan pulang ini dimulai setelah Orion berhasil mengitari Bulan dan membawa keempat awak misi Artemis II.
Namun, 160 kilometer terakhir dari perjalanan sepanjang lebih dari 1,1 juta kilometer itu justru menjadi tahap paling berbahaya. Orion akan mulai memasuki atmosfer pada ketinggian sekitar 120 kilometer sebelum ke Samudra Pasifik, lepas pantai San Diego.
Tahap ini akan berlangsung sekitar delapan menit yang penuh risiko. Selama proses tersebut, kapsul akan dilindungi oleh perisai panas (heat shield).
Perisai ini dirancang menahan suhu hingga sekitar 2.760 derajat Celsius akibat gesekan ekstrem dengan atmosfer. Perisai panas Orion terdiri dari titanium, dilapisi 186 blok material tahan panas bernama Avcoat dengan ketebalan 3,8 sentimeter.
Sistem ini berfungsi mencegah kapsul terbakar saat memasuki atmosfer dengan kecepatan tinggi. Sebelumnya, pada misi Artemis I pada 2022, perisai panas Orion sempat mengalami kerusakan.
Hal ini diduga karena gas yang terperangkap di dalam Avcoat mengembang akibat suhu tinggi, menyebabkan sebagian material terkelupas. Temuan ini membuat NASA mengubah strategi masuk atmosfer pada misi Artemis II.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....